Sukses

Ingin Pantau Situasi MU, Christian Eriksen Ogah Buru-Buru Pindah ke Old Trafford

Liputan6.com, Jakarta Christian Eriksen kabarnya telah menunda keputusan terkait potensi kepindahan ke Manchester United pada musim panas. Melansir laporan Metro, Eriksen memang merupakan target incaran MU di bursa transfer.

Pemain berusia 30 tahun itu sempat menepi dari lapangan hijau, usai mengalami serangan jantung kala membela Timnas Denmark di Euro 2020. Berpisah dengan Inter Milan, Eriksen menerima kontrak jangka pendek dari Brentford.

Ia segera memberi dampak signifikan dalam skuad asuhan Thomas Frank. Eriksen menjadi sosok kunci yang membantu The Bees lolos dari zona degradasi dengan finis di peringkat 13 klasemen akhir Liga Inggris musim lalu.

Kontrak Eriksen di Brentford Community Stadium akan berakhir pada Juni tahun ini. Sejumlah klub besar telah menunjukkan ketertarikannya untuk mendatangkan pemain internasional Denmark itu.

MU, Leicester City, Everton, dan Newcastle United merupakan deretan klub yang menaruh hati pada Eriksen. Mantan timnya, Tottenham Hotspur, juga berniat menyewa jasa sang pemain. Sementara itu, Brentford dikabarkan telah menyodorkan kontrak jangka panjang demi mencegah kepergian eks penggawa Inter Milan.

Setan Merah sempat digadang-gadang sebagai salah satu klub yang berpotensi mendapatkan tanda tangan Eriksen. Akan tetapi, laporan terbaru mengeklaim sang pemain telah menunda keputusannya untuk hijrah ke Old Trafford, lantaran ingin mengawasi perkembangan MU di awal jendela transfer musim panas.

2 dari 5 halaman

Situasi MU

MU hingga kini belum mampu memboyong satu penggawa pun di bursa transfer. Kendati demikian, klub yang bermarkas di Old Trafford itu makin dekat dengan potensi penandatanganan Frenkie de Jong melalui kesepakatan senilai 68 juta poundsterling.

Juru taktik baru Setan Merah, Erik ten Hag, juga diklaim berniat memboyong Christian Eriksen demi menambah opsi di lini tengah skuadnya. Dilansir dari Liputan6.com, Ten Hag nampaknya terkesima dengan kegigihan Eriksen.

Pria berkepala plontos itu menyaksikan sendiri upaya sang pemain kala berlatih bersama pasukan Ajax selama masa pemulihan. Penampilannya yang moncer bersama Brentford juga membuat Ten Hag kian yakin untuk mengontrak Eriksen di Manchester United.

3 dari 5 halaman

Tottenham Hotspur

Di sisi lain, Tottenham Hotspur tak bisa diabaikan dalam perburuan tanda tangan Christian Eriksen. Klub yang ditukangi oleh Antonio Conte itu punya keunggulan lantaran mampu menjanjikan panggung Liga Champions bagi Eriksen.

The Lilywhites sukses menghidupkan asa untuk meraih trofi Si Kuping Besar setelah finis di peringkat empat klasemen akhir Liga Premier musim lalu, dengan selisih dua poin dari Arsenal di tempat kelima. Sementara itu, Manchester United hanya mampu mentas di Liga Europa usai terlempar ke urutan enam.

4 dari 5 halaman

Liga Champions

Eriksen sendiri sempat mengaku dirinya ingin bertanding di Liga Champions. Pasalnya, sang pemain pengalaman apik di kompetisi sepak bola elite Eropa. Ia pernah menembus final Liga Champions ketika masih mengenakan seragam Tottenham Hotspur pada musim 2018/2019.

Akan tetapi, Christian Eriksen bersama The Lilywhites akhirnya harus mengubur impian untuk menjadi kampiun Liga Champions kala itu. Mereka dikalahkan oleh rivalnya di Liga Inggris, Liverpool, dengan skor akhir 0–2.

“Saya memiliki penawaran dan opsi berbeda yang kami pertimbangkan, dan kemudian kami akan membuat keputusan. Saya ingin bermain sepak bola di Liga Champions lagi. Saya tahu betapa menyenangkannya hal itu, tetapi itu tidak penting bagi saya,” ujarnya kepada Viaplay seperti dilansir dari Mirror pada pertengahan Mei.

5 dari 5 halaman

Tanggapan Brentford

Pelatih Brentford, Thomas Frank, menyadari peran penting yang dimainkan Eriksen dalam skuad racikannya musim ini. Ia bahkan telah menegaskan keinginan untuk memperpanjang masa bakti sang pemain di Brentford Community Stadium.

“Jelas Christian adalah pemain yang luar biasa, tetapi saya tahu bahwa saya akan menjawab pertanyaan itu mulai sekarang hingga akhir musim, mudah-mudahan kami bisa mengontraknya (lagi)," ujar Frank pada April lalu, seperti dilansir dari Mirror.

Walau begitu, Frank mengaku pihaknya akan menerima keputusan Eriksen. Ia siap berlapang dada jika penggawa andalannya memilih berlabuh di klub lain.

“Jika ia berakhir di klub lain, (keputusan) itu harus diterima. Saya pikir kami menjalaninya dengan mata terbuka, dan inilah hasil yang kami harapkan: dia (Eriksen) tampil fantastis, (klub) kami juga tampil baik, dan harapan lainnya adalah dia tampil (lagi) setelah musim panas,” sambung juru taktik asal Denmark.