Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri 1443 H Jatuh pada Senin, 2 Mei 2022

Secara hisab, hilal 1 Syawal 1443 H di Indonesia dimungkinkan dirukyat pada hari ini, Minggu (1/5/2022). Hal itu sesuai pemaparan tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kementerian Agama sebelum sidang isbat Lebaran Idul Fitri 2022.

Diperbarui 01 Mei 2022, 19:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1443 H jatuh pada  Senin (2/5/2022). Keputusan ini diambil setelah melalui sidang isbat yang berlangsung Minggu sore (1/5/2022).

Dalam keterangannya, Menteri Agama, H Yaqut Cholil Qoumas, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa sidang isbat digelar setelah maghrib. Menag Yaqut juga menyatakan, bahwa dalam melaksanakan sidang isbat, kementerian agama selalu menggunakan dua metode, yang selama ini tidak terpisahkan yakni metode hisab atau perhitungan dan rukyat atau dengan cara melihat langsung keberadaan hilal.

"Untuk kita pahamai bersama, untuk kedua metode ini yakni hisab dan rukyat adalah dua metode yang bukan untuk dipertentangkan. Kedua ini adalah metode yang saling melengkapi satu dengan yang lain," ujar Yaqut Cholil Qoumas dalam jumpa pers usai menggelar sidang isbat, Minggu (1/5/2022).

"Informasi hitungan hibab telah dikonfirmasi dengan laporan petugas kementerian agama di daerah yang kita tempatkan di 99 titik rukyat di 34 provinsi di seluruh Tanah Air Indonesia. Dari 99 titik ini, ada yang melaporkan melihat hilal seperti yang  dilaporkan oleh direktur urusan agama Islam dan pembinaan syariah."

"Oleh karena itu, dengan dua hal tersebut, yakni berdasarkan laporan hisab posisi hilal seluruh Indonesia yang sudah di atas ufuk, serta laporan hilal yang sudah terlihat, secara mufakat sidang isbat secara mufakat menetapkan 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin (2/5/2022). Inilah hasil sidang isbat yang baru saja kami laksanakan dan sepakati bersama. Dan kami tentu berharap, dengan hasil sidang isbat ini seluruh umat Islam di Indonesia dapat merasakan Idul Fitri secara bersama-sama," beber Yaqut Cholil.

 

 

 

 

Posisi Hilal

Sebelumnya, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menjelaskan, sidang isbat mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal. Secara hisab, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Syawal jatuh pada Ahad, 1 Mei 2022 M atau bertepatan dengan 29 Ramadan 1443 H.

Kamaruddin menyatakan, secara hisab posisi hilal di Indonesia saat sidang isbat awal Syawal 1443 H mendatang, sudah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Di Indonesia, pada 29 Ramadan 1443 H yang bertepatan dengan 1 Mei 2022 tinggi hilal antara 4 derajat 0,59 menit sampai 5 derajat 33,57 menit dengan sudut elongasi antara 4,89 derajat sampai 6,4 derajat," jelasnya. "Artinya, secara hisab, pada hari tersebut posisi hilal awal Syawal di Indonesia telah masuk dalam kriteria baru MABIMS," imbuh Kamaruddin.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan