Jadwal Liga Spanyol: Real Madrid vs Espanyol, Cukup Imbang untuk Rebut Gelar Juara

Real Madrid bisa mengklaim gelar juara Liga Spanyol 2021/2022 dengan cukup bermain imbang menghadapi Espanyol di Stadion Santiago Bernabeu, akhir pekan ini.

Diterbitkan 29 April 2022, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid akan menghadapi Espanyol pada jornada ke-34 Liga Spanyol. Laga ini bakal dimainkan di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (30/4/2022).

Bermain di kandang, Real Madrid bisa mengklaim gelar juara. Karena, Los Blancos cuma butuh satu poin tambahan setelah Barcelona kalah 0-1 dari Rayo Vallecano, 26 April lalu.

Kekalahan di Camp Nou menyebabkan Barcelona gagal menambah koleksi 63 poin. Artinya, tim Catalan tetap 15 poin di belakang Real Madrid dengan kompetisi menyisakan lima pertandingan.

Barcelona memang memimpin rekor pertemuan melawan Real Madrid setelah menang 4-0 di Bernabeu, akhir Maret lalu. Hasil itu membayar kekalahan 1-2 yang diderita di Camp Nou.

Alhasil, Barcelona akan unggul atas Real Madrid di klasemen akhir jika poin kedua tim sama. Tapi, sulit untuk melihat Real Madrid selalu kalah di lima laga sisa. Sementara Barcelona wajib menang atas semua lawan yang dihadapi.

Jika Real Madrid bermain imbang melawan Espanyol, maka akan merebut gelar Liga Spanyol ke-35 sepanjang sejarah. Los Blancos semakin meninggalkan Barcelona yang baru mengoleksi 26 titel. Mereka meraih mahkota dari rival sekota Atletico Madrid.

Jika bisa melakukannya, pasukan Carlo Ancelotti bisa mengalihkan fokus ke Liga Champions. Mereka tengah berebut tiket final melawan juara Inggris Manchester City.

Simak klasemen Liga Spanyol di halaman berikutnya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pantas Juara

Real Madrid pantas menjadi juara Liga Spanyol musim ini. Mereka telah menghabiskan mayoritas kompetisi di peringkat pertama.

Banyak faktor yang memainkan peran. Salah satunya adalah kembalinya Carlo Ancelotti ke kursi pelatih. Ahli taktik asal Italia itu memberi stabilitas pada skuat yang limbung menyusul kepergian Zinedine Zidane.

Ancelotti sebelumnya pernah menangani Los Blancos pada periode 2013-2015. Saat itu, dia memberikan lima trofi.

Alasan lain adalah ketajaman Karim Benzema. Meski usia terus bertambah, pemain Prancis itu menunjukkan kontribusi luar biasa setelah Cristiano Ronaldo hengkang pada 2018.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Musim ini Benzema sudah melesakkan 25 gol di Liga Spanyol, unggul 10 angka atas pesaing terdekat Raul de Tomas (Espanyol) dan Enes Unal (Getafe). Benzema dibantu Vinicius Junior. Sang winger mulai membayar investasi Real Madrid dengan melesakkan 14 gol. Baru berusia 21 tahun, Vinicius bakal tetap jadi pemain krusial bagi Los Blancos dalam waktu lama. Selain itu, lini belakang Los Blancos juga tetap solid meski Sergio Ramos pergi. Mereka baru kebobolan 29 kali di 33 laga, hanya kalah dari Sevilla (27).

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan