Sukses

Covid-19 Berpeluang Berubah Jadi Endemi usai Lebaran, Apa Syaratnya?

Liputan6.com, Jakarta Covid-19 berpeluang berubah dari pandemi menjadi endemi. Hal itu dikatakan Kepala Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Suharyanto.

Menurut Suharyanto, lonjakan kasus menjadi tolok ukur perubahan tersebut. Apabila tidak ada, Covid-19 berubah dari pandemi menjadi endemi.

"Apabila tetap landai, tidak terjadi peningkatan kasus yang signifikan, mungkin akan berpikir untuk beralih status pandemi menjadi endemi," kata dia yang dilansir dari Antara.

Suharyanto mengatakan, ada banyak faktor yang menentukan perubahan tersebut. Ia juga berharap tidak ada lonjakan kasus Covid-19 setelah Lebaran 2022.

Seperti diketahui, lonjakan kasus Covid-19 sempat terjadi setelah libur panjang sebelumnya. Selain itu, ada varian baru yang juga muncul setelah itu.

"Kita harus tetap hati-hati dan waspada, banyak faktor tentu saja juga tidak bisa diputuskan oleh Satgas, nanti sambil berjalan melihat bagaimana perkembangan ke depan," katanya.

 

2 dari 3 halaman

Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Lebih lanjut, Suharyanto juga meminta para pemudik untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Meskipun, para pemudik sudah mendapat vaksinasi kedua dan booster.

"Walaupun sudah tiga kali dibooster, bukan berarti virus itu sudah tidak mempan atau tidak bisa masuk," katanya.

"Sehingga tetap protokol kesehatan tetap ditegakkan, khususnya memakai masker, menjaga kebersihan setiap bergerak dari satu titik ke titik lain, masker tetap melekat kemudian cuci tangan," ujar dia mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Infografis Covid-19