4 Fakta Menarik dari Pertarungan Bersejarah ONE X

ONE X menyuguhkan puluhan laga seru termasuk lima pertarungan perebutan gelar juara dunia.

OlehThomas
Diterbitkan 31 Maret 2022, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- ONE X yang merupakan perayaan satu dekade ONE Championship sukses digelar pekan lalu di Singapura. ONE X dikenang sebagai salah satu event terbesar dalam sejarah pertarungan bela diri.

Digelar di Singapore Indoor Stadium pada Sabtu (26/3/2022), ONE X menyuguhkan puluhan laga seru termasuk lima pertarungan perebutan gelar juara dunia.

ONE X juga menampilkan satu laga spesial Muay Thai vs MMA, sebuah laga antar legenda, dua laga submission grappling dan partai final ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix.

Di balik gemerlapnya ONE X, ada empat momen besar yang terjadi dalam gelaran akbar ONE X. Simak fakta menarik dari gelarang ONE X di halaman berikutnya:

 

 

Seorang Ibu yang Masih Bisa Jadi Juara Dunia

Kembalinya Angela Lee ke atas panggung dunia MMA menjadi bukti dari keseriusan, determinasi dan kemampuan yang luar biasa. Sebelum laga, “Unstoppable” bertekad untuk menang secara meyakinkan demi memberikan pesan bahwa para ibu adalah makhluk terkuat di muka bumi.

Hal itu pun ia buktikan saat menghadapi Stamp. Meski harus menepi selama lebih dari tahun pasca cuti hamil dan melahirkan, Angela Lee tampil luar biasa hingga bisa menang pada ronde kedua lewat kuncian rear-naked choke andalannya.

Sejak awal, Stamp Fairtex mengancam lewat serangkaian pukulan keras yang hampir menggulingkan sang ratu divisi atomweight dari takhta. Meski menerima pukulan telak ke ulu hati di ronde pertama, Angela Lee mampu bangkit dan balas mendominasi Stamp di area bawah.

Sesuai dengan julukannya, ia menolak dan menjadi Ibu Juara Dunia pertama dalam sejarah ONE. setelah melahirkan Ava Marie April tahun lalu, Angela Lee terbukti menemukan tujuan baru dan bertarung demi sesuatu yang lebih besar dari dirinya.

Muaythai vs MMA

Laga super-fight dengan aturan khusus antar jawara divisi flyweight merupakan panggung yang tepat bagi Demetrious Johnson dan Juara Dunia Muay Thai Rodtang Jitmuangnon.

"Mighty Mouse", yang dikenal sebagai salah satu petarung MMA terbaik sepanjang masa, mampu keluar dari tekanan di ronde pertama saat laga berlangsung dalam dunia sang lawan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di sisi lain, "The Iron Man" membuat seisi stadion bergemuruh lewat agresivitas dan kekuatannya saat melayangkan pukulan-pukulan layaknya roket. Di ronde kedua, sang petarung MMA legendaris menunjukkan kehebatannya dalam pertarungan yang menggabungkan berbagai disiplin bela diri. Sesaat setelah menghindari serangan Rodtang, Demetrious Johnson melancarkan takedown dan berhasil melakukan penyelesaian rear-naked choke. Penyelesaian itu sekaligus jadi representasi sempurna dari kedua atlet. DJ dengan teknik elitenya dan ketangguhan Rodtang yang menolak untuk tap out hingga detik terakhir. Walau akhirnya "Mighty Mouse" keluar dengan tangan terangkat, rasanya tak ada yang kalah dalam laga aturan khusus ini. Keduanya menampilkan kemampuan kelas dunia dalam laga lintas disiplin dan membuka jalan baru bagi konsep serupa di masa mendatang.

Halaman
Show All
Thomas, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan