Terobosan Baru ONE Championship Tranding di Awal Februari 2022

Program baru ONE Championship mampu mencuri perhatian di beberapa negara saat tayang di Netflix.

Diperbarui 07 Februari 2022, 19:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Keseruan

Ketiga presentasi adalah segalanya. Para kandidat di “The Apprentice: ONE Championship Edition” adalah orang-orang brilian. Bahkan ada yang merupakan lulusan salah satu universitas Ivy League. Namun, ketidakcakapan dalam presentasi bisa berujung kegagalan. Contohnya adalah deck presentasi yang tidak rapi, atau gugup saat menyampaikan gagasan.

Keempat merekrut orang yang tepat. Memilih rekan kerja yang tepat tentu bukan sesuatu yang baru dan berlaku untuk semua perusahaan di berbagai industri. Namun, hal ini terasa semakin vital dalam lingkup perusahaan rintisan karena harfiah pun, mereka tengah mencari bentuk.

Kelima melihat jauh ke depan. Menjadi perusahaan yang relevan di masa depan adalah target dari setiap perusahaan rintisan. Maka, penting untuk mengetahui seberapa berperan mereka bagi kehidupan masyarakat di masa mendatang.

Topik ini pun selalu jadi pembahasan dari setiap episode di “The Apprentice: ONE Championship Edition.” Bukan hanya karena demi keberlangsungan perusahaan, tetapi juga untuk meyakinkan para pemangku kepentingan yang terlibat.

"The Apprentice: ONE Championship Edition" selain menghadirkan juri para ahli bisnis juga menghadirkan para petarung seperti mantan Juara Dunia ONE Welterweight Ben Askren, Juara Dunia ONE Heavyweight Brandon Vera, Juara Dunia ONE Women's Atomweight Angela Lee, Juara World Grand Prix ONE Flyweight Demetrious Johnson, Juara Gulat India Ritu Phogat, Juara Dunia karate Sage Northcutt, dan Juara Dunia ONE Women's Strawweight Xiong Jing Nan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan