Raih Emas Olimpiade, Greysia/ Apriyani Tak Menyangka Dapat Hadiah Rumah

Greysia / Apriyani peraih medali emas badminton Olimpiade Tokyo 2020 tidak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas semua dukungan.

Diterbitkan 23 Agustus 2021, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Atlet dan pelatih PBSI menerima cukup banyak hadiah sebagai apresiasi terhadap prestasi yang mereka dapatkan Apresiasi tersebut merupakan bagian dari selebrasi yang di satu sisi merupakan prestise tersendiri, tapi di sisi lain berpotensi memotivasi meningkatkan prestasi atlet-atlet lain," tutur Agung.

"Oleh karena itu apresiasi ini terlepas dari besar dan bentuknya adalah sesuatu yang penting dalam upaya mendorong prestasi dan kemajuan olahraga nasional," sambungnya.

Tergugah

Agung mengatakan dari sekian banyak hadiah dan apresiasi yang telah atau akan diterima, Agung Sedayu Group lah yang memulainya terlebih dahulu.

"Setelah final ganda putri, kami berjingkrak-jingkrak juga menangis dan menyanyikan lagu Indonesa Raya bersama. Tiba-tiba saya terima telepon dari Bapak Ali Hanafiah Wijaya, beliau adalah perwakilan Agung Sedayu Group yang juga pengurus PP PBSI. Beliau menyampaikan pesan dari Bapak Sugianto Kusuma, pertama beliau memberikan apresiasi terhadap kemenangan kita meraih medali emas di Olimpiade dan sekaligus menyampaikan bahwa beliau akan memberikan hadiah rumah.

"Perkenankan kami, baik atas nama PBSI secara keseluruhan maupun atas nama Greysia Polii, Apriyani Rahayu dan Eng Hian mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Agung Sedayu Group dan Salim Group. Kita berharap hubungan dan apresiasi yang seperti ini akan mendorong dan memacu para atlet untuk lebih berprestasi dan khusus ke cabang olahraga bulutangkis ini merupakan pilihan profesi yang bagus dan cukup menjanjikan," ucapnya.

Belum Selesai

Agung juga mengingatkan bahwa tugas berat tim bulu tangkis Indonesia belum selesai. Ke depan, Piala Sudirman dan Piala Thomas & Uber sudah menanti. Sehingga ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan mendoakan.

"Waktu selebrasi kita akan segera berakhir, namun kami berharap rasa kebersamaan persatuan dan kebangsaan kita tetap lekat dan bahkan menjadi lebih kuat. Untuk itu dibutuhkan prestasi-prestasi lain agar suasana ini tetap terjaga. Oleh karena itu, khususnya kepada jajaran PBSI, atlet, pelatih, dan pengurus untuk tidak terlena dan jangan berpuas diri karena di depan kita sudah ada turnamen besar menanti. Mari bersatu bersama-sama, dengan dukungan pemerintah, dukungan industri dan doa seluruh rakyat Indonesia agar bulutangkis maju ke puncak prestasi dunia," pungkas Agung.

Di Luar Ekspektasi

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan