HEADLINE: Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo Terima Bonus, Pacu Prestasi Lanjutan?

Indonesia memberi apresiasi tinggi kepada pahlawan negara yang mengharumkan bangsa di pentas internasional Olimpiade Tokyo 2020. Bonus besar.

Diperbarui 06 September 2021, 16:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia memberi apresiasi tinggi kepada pahlawan negara yang mengharumkan bangsa di pentas internasional. Untuk para atlet yang mengibarkan Merah Putih di Olimpiade Tokyo 2020, pemerintah mengganjar bonus besar.

Peraih medali emas Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang turun di cabang olahraga bulu tangkis nomor ganda putri masing-masing mengantongi Rp5,5 miliar.

Pendulang perak yakni Eko Yuli (angkat besi, 61kg putra) mendapat Rp2,5 miliar. Sementara pemetik perunggu Windy Cantika Aisah (angkat besi, 49kg putri), Rahmat Erwin Abdullah (angkat besi, 73kg putra), dan Anthony Sinisuka Ginting (bulu tangkistu, tunggal putra) membawa pulang Rp1,5 miliar.

Presiden Joko Widodo memberi langsung apresiasi tersebut saat menerima menerima atlet Indonesia yang mengikuti Olimpiade Tokyo di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/8/2021).

"Saya mengapresiasi hasil dari medali yang telah diraih, jadi selamat bagi para peraih emas, perunggu dan perak, dan terima kasih kepada para pendamping, chief de mission, pelatih, dan Duta Besar RI di Tokyo," kata Jokowi.

"Atas prestasi yang saudara raih, pemerintah memberi penghargaan berupa bonus, tapi mungkin angkanya tidak perlu saya sebut, apa perlu saya sebut? Karena situasinya pandemi. Tidak apa-apa ya saya sebut. Kepada peraih medali emas Rp5,5 miliar, peraih perak Rp2,5 miliar, peraih perunggu Rp1,5 miliar," sambung Jokowi menuruti permintaan atlet.

Bonus ternyata tak hanya dikucurkan bagi peraih medali. Para pelatih dan seluruh atlet lain yang gagal naik podium Olimpiade 2020 juga mendapat penghargaan dari pemerintah.

Pelatih yang mengantarkan atletnya meraih medali emas berhak atas Rp2,5 miliar, perak Rp1 miliar, dan perunggu Rp600 juta. Sementara atlet dan pelatih yang tampil di Tokyo 2020 mendapat Rp100 juta.

“Bonus juga diberikan kepada para pelatih, kemudian para atlet non peraih medali juga diberikan (bonus),” ujar Presiden.

>“Semoga prestasi yang saudara (atlet) raih saat ini dapat menjadi inspirasi, dapat menjadi teladan, dapat menjadi dorongan dan motivasi bagi para atlet dan masyarakat kita (Indonesia) semuanya, agar terus bekerja keras, terus berprestasi, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.”

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Satu per satu pejuang Indonesia dipanggil maju pada acara ini, mulai dari Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. Total ada 28 atlet yang mengikuti Olimpiade Tokyo 2020. Namun, peselancar Rio Waida absen karena menjalani kompetisi di Meksiko. Dia diwakili Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia Arya Sena Subyakto. Indonesia mengikuti delapan cabor di Tokyo 2020, yakni bulu tangkis, atletik, angkat besi, panahan, dayung, menembak, selancar, dan renang. Dengan demikian, atlet peraih medali di Olimpiade 2020 menerima bonus lebih besar dibanding sebelumnya. Pada Rio 2016, peraih medali emas mendapat Rp5 miliar. Sementara peraih medali perak dan perunggu masing-masing mengantongi Rp2 miliar dan Rp1 miliar.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Shinta NM SinagaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan