Resmi Coret Boaz Solossa dan Tinus Pae, Ketum Persipura : Sudah Kelewatan

Ketua Umum Persipura mengatakan pihaknya melepas Boaz dan Yustinus bukan karena memiliki masalah dengan kedua pemain tersebut.

Diperbarui 05 Juli 2021, 23:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Persipura Jayapura, DR Benhur Tomi Mano MM, menjelaskan soal keputusan klub melepas Boaz Solossa atau Bochi dan Yustinus Pae (Tipa). Menurut dia, Persipura resmi melepas Boaz dan Tipa karena alasan indisipliner

Tomi Mano juga menegaskan pencoretan kedua pemain senior Perpiura itu, tidak berkaitan dengan pribadinya. " Kami tidak punya masalah apapun dengan Bochi maupun Tipa. Mereka adalah anak-anak kami dan adik-adik kami. Ini murni kebijakan manajemen dan masukan para pelatih, atas pelanggaran atau tindakan indisipliner," kata Tomi Mano dalam rilis resmi, Senin malam (5/7/2021).

Tomi Mano mengatakan penjelasan ini segera disampaikan karena isu yang beredar makin melebar dan dipenuhi tuduhan-tuduhan tanpa dasar kepada manajemen.

"Karena itu kami berusaha percepat malam ini untuk penjelasan dan keputusan manajemen. Sebenarnya kami rencanakan meeting hari Selasa besok," katanya.

Menurutnya, tidak ada satupun keputusan manajemen yang diambil hanya berdasarkan pemikiran satu atau dua orang saja, apalagi untuk kasus sebesar ini harus berhati - hati.

Simak Video Menarik Berikut Ini

Sepakat

"Keputusan kami memulangkan Bochi dan Tipa, adalah keputusan seluruh manajemen dan masukan dari berbagai pihak yang terlibat langsung didalam tim, dan waktu itu kami meminta manejer, direktur utama dan pelatih untuk sampaikan keputusan itu kepada mereka berdua di Hotel Kartika Chandra Jakarta," ujar petinggi Persipura itu.

Sebenarnya, kata Tomi Mano. manajemen sebetulnua juga sudah sepakat untuk tidak mengumbar hal ini ke media,. Bnyak yang jadi pertimbangan saat itu, salah satunya status Bochi yang juga sebagai Duta PON, dan saat itu sedang ramai polemik terkait Icon PON.

Sudah Bersabar

"Kami khawatir ada dampak lain kalau ini tersebar di media, sesungguhnya kami tidak mau publik mengetahui hal ini, karena ini bukan hal yang positif. Kami tetap berusaha jaga nama baik mereka sebagai seorang profesional. Biarlah ini menjadi konsumsi internal kami saja, kami hargai mereka berdua sebagai bagian penting dari sejarah dan prestasi tim ini," ujarnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

>Disinggung apakah sikap indisipliner ini sudah sering terjadi ? Tomi membenarkan hal itu dan para pemain atau ofisial yang berada dan pernah berada di tim ini pasti tahu itu, " Silahkan tanyakan saja kalau kami dianggap berbohong, hampir setiap tahun hal ini terjadi, berlangsung terus menerus, dan kami selalu sabar serta mentolerir pelanggaran mereka itu, apakah kami tidak hargai mereka ?

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan