Sukses

Sambut Idul Fitri 1442 H, Petinju Inggris Amir Khan Prihatin dengan Penderitaan Warga Palestina

Liputan6.com, Jakarta Dukungan moril disampailan oleh petinju asal Inggris, Amir Khan, terhadap warga Palestina yang menghadapi gempuran dari tentara Israel di bulan Ramadan. Kabar terbaru menyebutkan, setidaknya 35 orang tewas akibat bentrokan yang terjadi di Jalur Gaza, pada Selasa kemarin waktu setempat. 

Melalui akun Instagram-nya, Khan menyatakan keprihatinan atas insiden tersebut sembari mengunggah video ngabuburit bersama putrinya. "Hati kami bersama saudara dan saudari tak berdosa selama Ramadan di Palestina. Tetap kuat, semoga Tuhan bersama kalian #freepalestine," tulisnya. 

Dalam video yang diunggahnya, Khan tidak sendiri. Dia ditemani oleh salah seorang putrinya. Mereka berdua tampak sedang berjalan-jalan di salah satu mal untuk menghabiskan waktu jelang berbuka. 

"Sangat sedih melihat orang-orang di Palestina, menderita. Kami berdoa untuk mereka," kata Khan. 

"Ada yang ingin kamu sampaikan?" tanya Khan kepada putri (Lamaisah) yang berjalan bersamanya. 

"FreePalestine," ujar Lamaisah. 

Ketegangan kembali melanda Palestina dan Israel dalam dua pekan terakhir. Bentrokan bahkan menjalar hingga ke masjid Al-Aqsa. Dunia pun mengutuk aksi tentara Israel yang merangsek hingga ke dalam masjid saat warga tengah menjalani Salat Tarawih dan menyebabkan sejumlah umat terluka.  

Layanan darurat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 136 orang terluka di kompleks itu dan di tempat lain di Yerusalem, termasuk 83 yang dirawat di rumah sakit, demikian dikutip dari Sky News, Sabtu (8/5/2021). Israel juga mengklaim enam polisi terluka akibat bentrokan tersebut. 

Ketegangan antara Israel dan Palestina meningkat lebih lanjut ketika Hamas di Gaza menembakkan ratusan roket ke Israel, yang di respon kembali dengan serangan udara di daerah kantong pantai, pada Selasa (11/5/2021).

 

2 dari 4 halaman

Ketegangan Meningkat

Ketika kedua belah pihak melakukan serangan udara pada Selasa malam, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dari Tel Aviv mengatakan, "Kami sedang berada di tengah-tengah operasi yang signifikan."

Roket diluncurkan menuju Israel dari Rafah, di Jalur Gaza selatan.

Serangan bom Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 35 orang, termasuk 12 anak-anak, menurut pejabat kesehatan Palestina, yang juga mengatakan 220 orang telah terluka, hingga Selasa malam. Militer Israel mengatakanm telah menewaskan lebih dari 15 anggota Hamas.

Roket ditembakkan ke arah Tel Aviv pada Rabu (12/5/2021) dini hari. Sirene bisa didengar untuk peringatan serangan yang akan datang sekitar jam 3 pagi waktu setempat. Belum jelas apakah ada korban jiwa.

 

3 dari 4 halaman

Korban Berjatuhan

Di kota Ashkelon, dua orang tewas akibat tembakan roket pada Selasa, menurut juru bicara militer Israel. Orang ketiga tewas di kota Rishon Lezion, selatan Tel Aviv pada Selasa malam setelah serangan roket, media Israel melaporkan mengutip layanan darurat ZAKA.

Menurut laporan CNN, sedikitnya 50 ledakan di kota pantai dekat Gaza, dan tembakan roket juga dilaporkan di kota Ashdod. Setidaknya 17 warga sipil Israel telah dirawat karena cedera akibat serangan roket, kata militer.

4 dari 4 halaman

Saksikan juga video menarik di bawah ini