Sukses

Liga Super Eropa : Ditentang Klopp, Didukung Liverpool

Liputan6.com, Liverpool - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menjadi salah satu figur yang menolak rencana adanya Liga Super Eropa (European Super League). Pernyataan Klopp itu telah disampaikannya 2019 silam.

"Saya harap Liga Super Eropa tidak akan ada. Dengan Liga Champions yang ada saat ini, sepak bola sudah punya produk yang bagus, bahkan dengan Liga Europa," ujarnya seperti dilansir Sportskeeda.

Seperti diketahui, sejumlah klub besar Inggris, Spanyol, dan Italia berencana menggelar Liga Super Eropa dalam waktu dekat. Dari Inggris, Liverpool menjadi salah satu inisiator bersama Arsenal, Manchester United, Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Manchester City.

Rencananya, Liga Super Eropa akan berlangsung tiap tengah pekan. Rencana itu membuat UEFA dan FIFA berang.

UEFA dan FIFA menegaskan Liga Super Eropa akan menghancurkan sepak bola. Salah satu yang akan terdampak adalah nasib Liga Champions.

Bagi Klopp, Liga Champions sejatinya sudah cukup. Pasalnya, setiap tim tidak akan bertemu tim yang sama secara rutin.

"Bagi saya, Liga Champions ya itu Liga Super, di mana Anda tidak selalu bertemu tim yang sama," ujar Klopp.

 

2 dari 4 halaman

Faktor Finansial

Klopp memahami, ada faktor finansial yang juga perlu mendapat perhatian. Akan tetapi, eks pelatih Borussia Dortmund itu menilai Liga Super Eropa tak perlu ada.

'Mengapa kita harus membuat sistem di mana Liverpool menghadapi Real Madrid 10 kali beruntun? Siapa yang ingin melihat hal itu," ujarnya.

3 dari 4 halaman

Klub-klub Penggagas Liga Super Eropa

Italia

Inter Milan

AC Milan

Juventus

 

Spanyol

Barcelona

Real Madrid

Atletico Madrid

 

Inggris

Manchester United

Chelsea

Liverpool

Arsenal

Tottenham Hotspur

Manchester City

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Liga Super Eropa di Bawah Ini