Bola Ganjil: Kerakusan Pengusaha Menenggelamkan Klub Sarat Sejarah Skotlandia

Third Lanark semestinya bisa menjadi klub tersukses ketiga dari Glasgow, tapi urung terjadi karena kerakusan pemilik. Simak kisahnya.

Diterbitkan 11 April 2021, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dewan Dagang menggelar investigasi dan menyebut empat direktur sebagai biang keladi. Mereka juga merekomendasikan polisi untuk menyelidiki Hiddleston atas tindakan kriminal.

Hiddleston diketahui sudah menjual Cathkin Park kepada pengembang untuk membangun perumahan. Namun, izin ditolak dan Cathkin Park kembali menjadi milik publik.

Pada akhirnya Hiddleston selamat dari jeratan hukum. Namun takdir lain menanti. Dia meninggal akibat serangan jantung, tujuh bulan selepas laga terakhir Third Lanark.

 

Hidupkan Kembali

Hilangnya Third Lanark merupakan pukulan telak bagi sepak bola Skotlandia. Klub menempati peringkat 11 klasemen sepanjang masa ketika divonis bangkrut pada 1967.

Sayang kepergian mereka tidak terlalu dipikirkan. Pasalnya, perhatian media dan publik lebih tertuju ke Rangers dan Celtic yang lolos ke final kompetisi Eropa pada saat bersamaan.

Sejak itu, sudah ada berbagai upaya untuk menghidupkan kembali Third Lanark. Mantan pemain dan pihak yang sempat terlibat dengan klub di masa lalu berkolaborasi mendirikan klub baru bernama sama. Misi mereka adalah memulihkan reputasi klub serta membuat Cathkin Park kembali menggelar laga profesional.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan