Evaluasi Toyota Thailand Open 2021 : Ganda Putra Muda Indonesia Punya Harapan

Pelatih ganda putra PBSI Herry Iman Pierngadi menyatakan penampilan ketiga pasangan pelapis ini seusai harapan di Toyota Thailand Open 2021.

Diterbitkan 24 Januari 2021, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Itu hasil selama 10 bulan lebih sparing dan latihan bersama dengan pemain-pemain top 10 yang ada di Indonesia. Seperti Kevin/Marcus, Ahsan/Hendra, dan Fajar/Rian," ujar Herry.

"Kan tidak berbeda terlalu jauh dengan negara lain. Menurut saya, kemarin mereka bertanding bisa memberikan hasil latihannya sesuai dengan yang diharapkan," tuturnya.

Pola permainan

Herry menyebut bukan kemenangan yang menjadi tujuan utama dalam debut pertama mereka ini. Setidaknya, pola permainan sudah terbentuk pada ketiga pasangan pelapis.

"Saya sih tidak selalu melihat menang atau kalahnya. Saya melihat cara mereka bermain, pola mereka bermain sudah terbentuk, sudah sesuai dengan apa yang kita harapkan. Tinggal nanti ditambahin jam pertandingan dan ada beberapa teknik yang harus diperbaiki," papar Herry mengevaluasi.

 

Menghargai proses

Selama jalannya pertandingan, Herry kerap mengingatkan ketiga pasangan ini untuk menerapkan apa yang sudah dilatih. Sang pelatih ini ingin anak asuhannya agar lebih menghargai proses yang mereka lakukan selama 10 bulan latihan.

"Setiap pasangan saya bilang, kamu main nothing to lose, karena kamu baru pertama kali ikut pertandingan series 1000. Kalau masalah teknik sih tergantung situasi lawannya. Pokoknya yang penting sesuai apa yang kamu latih selama 10 bulan, sesuaikan mainnya seperti itu," kata Herry.

"Garis besarnya sih pola main mereka bisa jalan. Banyak main pola no lob itu sudah jalan. Mereka bisa menerapkan di lapangan saat pertandingan. Walaupun masih turun-naik begitu. Kalah jam terbang lah," pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan