Persita Tangerang Tetap Gelar Latihan Walaupun Kompetisi Liga 1 Belum Ada Kejelasan

Manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryantara, yang menghadiri rapat tersebut sebagai perwakilan klub, berharap ada kejelasan yang pasti dalam lanjutan kompetisi.

Diperbarui 27 Oktober 2020, 08:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dari hasil rapat (13/10/20) PSSI, PT LIB dan perwakilan klub Liga 1 telah menyetujui bahwa kompetisi akan kembali bergulir tanggal 1 November 2020. Namun hingga kini keputusan tersebut masih menjadi abu-abu lantaran pihak kepolisian belum mengeluarkan izin terkait lanjutan liga dapat kembali digelar.

Manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryantara, yang menghadiri rapat tersebut sebagai perwakilan klub, berharap ada kejelasan yang pasti dalam lanjutan kompetisi. Ia berharap PSSI dan PT LIB bisa memberikan keputusan yang lebih tegas dan pasti kepada klub peserta.

"Kemarin dalam pertemuan keputusannya ternyata federasi juga belum bisa memberi jaminan bahwa kompetisi ini bisa dimulai bulan apa. Tentu dengan pilihan dimulai November, Desember, atau Januari 2021. Itu pun bisa menjadi ketidakpastian untuk semua klub," ujar I Nyoman Suryantara yang dilansir dari Bola.com.

"Kami berharap dalam waktu dekat PSSI maupun PT LIB bisa memberikan keputusan yang ada jaminannya. Kita semua tahu bahwa Desember nanti ada pilkada, jadi saya berharap PSSI bisa memberikan jaminan kompetisi bisa dimulai," ungkap Manajer Persita Tangerang ini.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tetap Berfokus Menjaga Mentalitas Pemain

Di samping itu, Persita Tangerang sebagai tim promosi lebih memilih tidak ambil pusing dan berfokus untuk menjaga mentalitas para pemainnya. Pelatih Persita Tangerang, Widodo C Putro mengungkapkan lebih memilih menjaga fokus kepada anak asuhnya dan mengatur strategi latihan agar para pemain Pendekar Cisadane tetap bisa mempersiapkan kemungkinan jika kompetisi berlanjut.

Ia menyesalkan pembatalan liga yang belum dapat kembali digelar. Walaupun begitu, Widodo tetap menghormati keputusan aparat yang belum berani mengambil langkah untuk mengizinkan kompetisi Liga 1 kembali.

"Seharusnya kami sudah mulai bertanding pada Oktober, ternyata tidak mendapatkan izin dari kepolisian. Memang izin ini yang berwenang pihak Polri. Masalah keamanan mereka ahlinya. Namun, di sisi lain, dari kami, pelatih, memang sangat menyayangkan, tapi bagaimanapun itu ranah kepolisian," ujar sang pelatih yang dilansir oleh Bola.com.

Ia sebenarnya menyayangkan kondisi kelanjutan liga yang tidak jelas. Apalagi Widodo melihat anak asuhnya sudah semangat berlatih demi mempersiapkan diri menghadapi lanjutan kompetisi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Kemarin performa tim sudah bagus, kami sudah siap. Namun, karena ada penundaan, akhirnya kami harus menyiasati. Makanya, saya liburkan satu pekan. Ini sudah mulai latihan lagi, tapi tidak dalam tekanan. Tidak terlalu taktikal, tidak ada tekanan apa pun," ungkap legenda Timnas Indonesia tersebut.

Halaman
Show All
Herfianto, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan