ONE Championship: Stamp Jangan Sampai Lengah Lawan Debutan

ONE Championship bakal kembali bergulir setelah sempat vakum akibat pandemi virus Corona COVID-19.

Diperbarui 31 Juli 2020, 16:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pada laga terakhirnya dalam ajang ONE: A NEW TOMORROW Januari lalu, atlet asal Pattaya tersebut tampil dominan atas Puja “The Cyclone” Tomar dan memenangi laga pada ronde pertama.

“Tingkat kepercayaan diri Stamp itu tinggi banget. Jadi walaupun mungkin nanti tanpa penonton, pasti dia keluar dengan gaya biasanya,” tambah Priscilla.

Dengan keahlian striking yang telah teruji, serta teknik ground yang terus berkembang, Stamp dipercaya memiliki kemampuan yang lengkap. Namun lawannya kali ini tengah dalam motivasi tinggi untuk bisa memberi kesan positif dalam laga terbesarnya sejauh ini.

“Su

nisa pasti juga akan lebih semangat, karena dia melawan orang yang sudah terkenal, apalagi bertanding di negara mereka di Thailand,” ungkap Priscilla. “Pasti dia juga ingin membuktikan ke masyarakat dan para pencinta ONE Championship.”

Potensi Kejutan

Priscilla menganggap Sunisa bisa memberi kejutan saat tampil perdana di panggung seni bela diri terbesar di dunia ini.

“Dia juga pasti semangat, dan persiapannya pasti bagus. Kadang, pemula yang baru terjun di ONE Championship sering di luar dugaan. Kita enggak boleh menganggap dia sepele juga. Biasanya mereka juga punya kepercayaan diri yang lebih,” urai Priscilla.

“Kalau saya masih [mengunggulkan] Stamp, tapi kita enggak bisa juga menilai [sebelah mata] Sunisa Srisen. Mungkin dia ingin membuat gebrakan. Kalau misalnya bisa mengalahkan Stamp kan langsung [naik namanya]. Dia pasti latihannya juga keras.”

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan