7 Kiper Legendaris Timnas Indonesia, Ada Kurnia Sandy dan Hendro Kartiko

Timnas Indonesia dikenal memiliki begitu banyak penjaga gawang terbaik pada setiap eranya.

Diterbitkan 08 Juli 2020, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Dalam perjalanannya sejak 1934, Timnas Indonesia dihuni begitu banyak pemain istimewa. Tak terkecuali di posisi penjaga gawang. Peran penting dewa pelindung gawang tim menjadi sangat vital. Timnas Indonesia kerap dihuni kiper-kiper berkemampuan bagus, bahkan hingga yang menjadi legenda.

Belakangan ini, posisi kiper Timnas Indonesia dihuni oleh Andritany Ardhiyasa yang memang cemerlang bersama Persija Jakarta. Selain itu ada juga Awan Setho dan Nadeo Argawinata yang potensial sebagai kiper masa depan Timnas Indonesia.

Sebelum Andritany menjadi kiper utama Tim Garuda, ada nama Kurnia Meiga Hermansyah yang tampil apik mulai dari Timnas Indonesia U-23 hingga senior. Namun, permasalahan kesehatan membuatnya harus menepi dari lapangan hijau yang akhirnya memberikan kesempatan kepada Andritany untuk menjadi andalan.

Dalam satu dekade terakhir memang hanya sedikit kiper yang mampu tampil mengawal Timnas Indonesia secara reguler, di antaranya adalah Markus Horison di Piala AFF 2010, Kurnia Meiga sebagai penerusnya hingga Piala AFF 2016, dan kini Andritany Ardhiyasa.

Namun, bukan berarti tak ada kiper lain yang berkualitas. Sejumlah penjaga gawang lain, seperti Muhammad Ridho, Wawan Hendrawan, Made Wirawan, dan Teja Paku Alam juga mampu memperlihatkan performa bagus meski tak mendapatkan menit bermain yang cukup di tim nasional.

Harus diakui sangat sulit untuk bisa menjadi kiper legendaris, termasuk di Timnas Indonesia. Selain karena posisi tersebut hanya satu-satunya di dalam tim ketika bertanding, kemampuan membantu tim terhindar dari kekalahan dengan penyelamatan menjadi sangat penting.

Kali ini Bola.com mengulas kiper-kiper Timnas Indonesia yang layak mendapatkan label legendaris, baik karena kemampuan maupun prestasinya bersama Tim Garuda.

Video

Maulwi Saelan

Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 8 Agustus 1928, Maulwi Saelan adalah pemain sepak bola legendaris Tanah Air. Ia saksi hidup saat Timnas Indonesia berlaga di Olimpiade 1956 Melbourne, Australia.

Langkah Tim Merah-Putih terhenti di perempat final melawan Uni Soviet. Pertandingan ini berjalan dramatis. Skor 0-0, meski sudah ada perpanjangan waktu 2X15 menit. Kala itu aturannya jika pertandingan berakhir seri, pertandingan harus diulang sehari sesudahnya. Pada laga ulangan Indonesia menyerah 0-4.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Saat itu sama sekali tidak ada yang menghitung Indonesia akan bisa merepotkan Uni Soviet. Kami dianggap tim kemarin sore. Nyatanya kami membuat mata publik terbelalak. Harus diakui tingginya jam terbang uji coba internasional yang dijalani Timnas Indonesia ikut mendongkrak kepercayaan diri para pemain. Sebelum tampil di Olimpiade kami sempat menggelar tur Eropa Timur," cerita Maulwi Saelan. Kiprah memesona Maulwi Saelan terdengar hingga telinga Presiden RI, Soekarno. Bersama skuat Tim Merah-Putih, sang kiper diundang ke Istana Negara. Selain, menjadi pemain timnas, Maulwi juga sempat menjadi Ketua Umum PSSI periode tahun 1964-1968.

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan