Flu Babi Jenis Baru Berpotensi Pandemi Kembali Ditemukan di China

Para peneliti masih belum menemukan bukti apakah flu babi jenis baru ini bisa menular antar manusia. Mereka khawatir ada penambahan risiko pandemi bagi manusia.

Diterbitkan 30 Juni 2020, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sejumlah perusahaan dan peneliti China diizinkan menguji delapan calon vaksin pada manusia di dalam dan luar negeri, yang membuat China jadi yang terdepan dalam perlombaan mengembangkan usaha melawan Virus Corona COVID-19 yang membunuh hampir setengah juta orang seluruh dunia.

CNBG, yang bernaung pada China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) milik negara, mengatakan awal bulan ini bahwa calon vaksin lain yang diproduksi oleh unitnya yang berkedudukan di Wuhan juga memicu keamanan antibodi tingkat tinggi pada para peserta uji klinis berdasarkan hasil-hasil awal.

Satu vaksin harus membuktikan keefektifannya pada tes manusia "Fase3" di mana ribuan peserta direkrut supaya vaksin corona itu benar-benar aman untuk dijual.

CNBG mengatakan pada Selasa pihaknya akan menjalankan Fase 3 untuk calon vaksinnya di Uni Emirat Arab, tanpa merinci eksperimen mana yang akan diuji.

Disadur dari: Kanal Global Liputan6.com (penulis Tommy Kurnia, editor Tanti Y, published 30/6/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan