Sukses

MU Harus Jual 5 Pemain Bintang untuk Dapatkan Jadon Sancho

Manchester - Manchester United (MU) dikabarkan harus menjual lima pemain bintangnya. Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk merekrut Jadon Sancho dari Borussia Dortmund. 

Jadon Sancho tercatat menyumbang 20 gol dalam 43 pertandingan bersama Dortmund pada musim ini. Ia membuktikan sebagai pemain yang layak dihargai tinggi. Sancho tak pelak menjadi incaran klub-klub besar Eropa, termasuk MU

Seperti dilansir Give Me Sport, Senin (29/6/2020), awalnya Setan Merah diperkirakan harus menyediakan dana lebih dari 100 juta pounds untuk merekrut Sancho. Namun, menurut rumor terbaru benderol sang pemain turun menjadi 90 juta pounds. 

Meski demikian, banderol Sancho itu masih di luar bujet yang dimiliki Setan Merah. Alhasil, manajemen MU harus mencari sumber dana untuk memenuhi kebutuhan mendatangkan Sancho. 

Menurut Daily Express, artinya United harus menjual beberapa bintangnya.  Alexis Sanchez, Jesse Lingard, Chris Smalling, Phil Jones, dan Andreas Pereira dikabarkan sudah masuk daftar jual Setan Merah.

Kelima diprediksi sulit menembus skuad utama MU pada musim depan. Alhasil, melepas mereka kemungkinan jadi keputusan yang paling masuk akal. 

 

2 dari 2 halaman

Tidak Bisa Berfoya-foya

Saat Alexis Sanchez sedang menjalani masa peminjaman di Inter Milan, begitu juga dengan Smalling yang dipinjamkan ke AS Roma. 

Tiga pemain lainnya lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan di sepanjang musim ini, karena kalah bersaing dengan penggawa MU lainnya.  

MU tidak bisa berfoya-foya di bursa transfer musim panas akibat dampak krisis finansial global yang dipicu pandemi virus corona. Masalahnya, menjual pemain dengan harga tinggi juga bukan misi mudah dalam situasi seperti ini. 

Klub-klub lain juga mayoritas sedang mengetatkan ikat pinggang. Alhasil, beberapa klub memilih opsi pertukaran pemain untuk menyiasati kondisi finansial yang sedang tertekan ini. 

Sumber: Give Me Sport 

Disadur dari Bola.com (Penulis / Editor Yus Mei Sawitri, Published 29/06/2020)