8 Alasan PSSI Melanjutkan Shopee Liga 1 dan Liga 2

Shopee Liga 1 dan Liga 2 dipastikan dilanjutkan dimulai pada Oktober 2020.

Diterbitkan 29 Juni 2020, 11:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2.

Kedua, kami punya pengalaman dihukum oleh FIFA ketika tak ada kompetisi. Akibatnya kurang baik untuk sepak bola Indonesia di mata internasional dan juga berakibat terhadap sepak bola nasional tentunya.

3.

Ketiga, kompetisi yang digelar nanti untuk kepentingan Timnas Indonesia ke depan. Sebab kalau tak ada kompetisi, maka performa Timnas Indonesia tidak bisa meningkat dengan baik. Memang ada pemusatan latihan, tapi beda dengan kompetisi. Tentunya dengan berkompetisi, kualitas para pemain akan terjaga.

4.

Keempat, untuk kepentingan Timnas Indonesia U-20. Saat para pemain sedang tidak mengikuti pemusatan latihan, para pemain bisa berkompetisi di tim masing-masing. Jadi begitu pemusatan latihan berhenti, mereka masih bisa bermain. Baik itu di Shopee Liga 1 atau Liga 2.

5.

Kelima, kalau pemusatan latihan nanti berlangsung, pada umumnya pemain yang dipanggil ke pemusatan latihan nanti hanya 23-30 pemain. Sekarang masih ada sekitar 40-an pemain. Sedangkan pemain yang tidak dipanggil pemusatan latihan, mereka masih bisa bermain di klub.

6.

Keenam, kewajiban PSSI harus memutar kompetisi itu diamanatkan dalam kongres. Terkait dengan pernyataan bagaimana regulasi kompetisi saat pandemi virus corona, maka dari itu PSSI telah mengajak klub-klub, Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia, dan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia untuk berdiskusi guna menentukan format dan regulasi kompetisi. Kami juga sudah melakukan rapat dengan klub-klub Shopee Liga 1 dan Liga 2, para Asosiasi Provinsi PSSI. Dan saya sebagai Ketua PSSI juga telah mendengarkan masukan dari pemerintah, AFC, FIFA serta masukan-masukan lainnya.

7.

Ketujuh, tentunya dengan bergulirnya kompetisi, pelatih Timnas Indonesia bisa mendapatkan pemain di luar list yang ada. Sebab akan lebih dinamis, tidak statis lagi. Semoga ada pemain yang bagus karena kompetisi bisa melahirkan pemain dengan kualitas yang baru.

8.

Kedelapan, beberapa waktu lalu kami telah melakukan seminar virtual dengan Universitas Indonesia. Dampak kompetisi dengan ekonomi, kompetisi akan menggerak roda perekonomian. Seperti pemasukan bagi hotel, akomodasi, transportasi, dan lain sebagainya. Termasuk Usaha Kecil dan Menengah. Namun, tetap kita harus berdampingan dengan COVID-19 demi produktivitas. Jadi artinya, pasti ekonomi akan menggeliat.

Disadur dari Bola.com (penulis Muhammad Adiyaksa, Published 29/6/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Thomas, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan