Gabung Arsenal, Karier 5 Pemain Ini Hancur Karena Cedera

Banyak pemain top yang singgah di Arsenal kariernya hancur karena problem cedera berkepanjangan. Apakah ada yang salah dengan latihan The Gunners?

Diterbitkan 26 Juni 2020, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta Arsenal menjadi salah satu klub yang kerap membuat karier seorang pemain bola berakhir atau menurun disebabkan cedera. Meski cedera sesuatu yang sulit dihindari pemain sepak bola.

Proses pemulihan cedera juga bisa menjadi proses yang panjang dan melelahkan. Cedera yang dialami pemain kunci merupakan mimpi buruk bagi klub, terutama jika mereka tidak punya pengganti yang sepadan di bangku cadangan.

Semua pemain berisiko mengalami cedera tiap kali berlaga di atas lapangan. Namun, tidak semua pemain bisa kembali dengan kuat setelah mengalami cedera.

Sejarah mencatat bahwa Arsenal memang sering bermasalah dengan masalah cedera. The Gunners bisa dibilang selalu menghadapi masalah cedera hampir di setiap musim.

Cedera bahkan membuat karier beberapa pemain ternama mereka rusak. Hal itu tentu saja sangat disayangkan mengingat mereka punya bakat yang besar.

Berikut ini 5 mantan pemain Arsenal yang kariernya dirusak oleh cedera seperti dilansir Sportskeedaa.

Abou Diaby

Setiap penggemar Arsenal pasti ingat Abou Diaby. Namun, gelandang Prancis ini lebih diingat karena cedera yang dideritanya selama sembilan tahun di klub ketimbang aksinya di lapangan.

Secara keseluruhan, Diaby mengalami cedera sebanyak 18 kali selama di Arsenal. Ia paling lama menghabiskan waktunya di ruang perawatan selama 391 hari.

Arsenal merekrut Diaby dengan biaya 2 juta pounds dari klub Prancis Auxerre. Arsene Wenger mendatangkan Diaby karena dipandang sebagai penerus Patrick Vieira.

Eduardo

Arsenal merekrut Eduardo untuk menggantikan Thierry Henry. Karier Eduardo di klub Inggris itu sebenarnya cukup sukses tetapi cedera parah mengubah segalanya.

Eduardo mengalami cedera parah tulang saat memperkuat Arsenal melawan Birmingham City, pada bulan Februari 2008. Cedera itu membuatnya menepi selama satu tahun.

Pemain Kroasia itu mengakhiri kariernya di Arsenal dengan 21 gol dan 17 assist dari 68 penampilan. Meskipun kemudian bermain untuk Shakhtar Donetsk dan Flamengo, dia tidak pernah benar-benar mencapai potensi penuhnya.

Tomas Rosicky

Tomas Rosicky secara luas dianggap sebagai pemain Arsenal terbaik yang pernah memakai jersey No. 7. Seandainya bukan karena cedera yang berulang, pemain Ceko itu akan mencapai hal yang lebih banyak di klub London Utara.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Karier Rosicky di Arsenal sebagian besar dirusak oleh cedera. Ia melewatkan total 990 hari untuk menjalani rehabilitasi, dengan mengalami robek tendon di lututnya pada 2008. Sejak saat itu, Rosicky terus mengalami cedera. Setiap kali kembali ke performanya, dia akhirnya akan cedera lagi, sehingga menghentikan kemajuannya.

Halaman
Show All
Ario Yosia, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan