6 Pemain Papua yang Sukses di Perantauan: Dari Yanto Basna Hingga Oslavdo Haay

Persipura bukan satu-satunya tujuan sejumlah pesepak bola asal Papua. Mereka membangun reputasi di klub-klub luar pulau hingga ke negara tetangga.

Diterbitkan 26 Mei 2020, 20:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Papua tak bisa dipisahkan dari sejarah perkembangan sepak bola di Indonesia. Setiap tahunnya pasti ada pemain Papua yang tersebar di klub-klub elite Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri

Papua dikenal sebagai pulau yang konsisten menyumbang bakat-bakat pemain muda. Banyaknya pemain berkualitas dari Bumi Cendrawasih tak memungkinkan untuk semuanya ditampung di Persipura Jayapura.

Merantau akhirnya menjadi alternatif yang harus diambil. Meskipun, belum lengkap rasanya sebagai pemain Papua tak membela Persipura Jayapura.

Namun, pilihan itu harus diambil sehingga tak sedikit pemain Papua yang justru mengawali karier profesional di luar pulau. 

Pemain asal Papua diketahui cukup laris manis diperebutkan klub-klub di luar pulau. Itu tak terlepas dari kualitas fisik tangguh dan skil mumpuni yang mereka dimiliki.

Pemain asal Papua biasanya memiliki stamina yang tangguh, berteknik tinggi, dan dipadukan dengan kecepatan. Itulah yang membuat mereka tak kesulitan mencari klub.

Walau juga ada stigma, bahwa pesepak bola Papua dikenal jago kandang. Mereka selalu kesulitan beradaptasi dengan budaya berbeda. Tapi rasanya anggapan negatif itu terlalu berlebihan.

Toh faktanya di sepanjang sejarah Liga Indonesia sejak 1994, banyak pemain Papua yang sukses di klub luar kampung halaman. Sebut saja Ishak Fatari (PSM Makassar), Alexander Pulalo (Persija Jakarta/Arema FC), Ortizan Solossa (PSM/Persija), Erol Iba (Arema).

Bola.com mencoba merangkum beberapa nama pemain Papua yang kini memilih merantau ke berbagai daerah hingga luar negeri. Berikut ini enam pemain Papua yang meramaikan Liga Indonesia dengan bermain di luar pulau versi Bola.com.

Yanto Basna

Rudolof Yanto Basna saat ini bermain untuk Klub Liga Thailand, Sukhotai. Ia merupakan salah satu anak didik Indra Sjafri di generasi emas Timnas Indonesia U-19 yang memenangi Piala AFF U-19 2013.

Uniknya sejak memulai karier profesional, sang stoper belum pernah bermain di Persipura. Di awal kariernya ia membela Mitra Kukar Tenggarong.

Nama Yanto Basna melesat naik usai terpilih sebagai Pemain Terbaik Piala Jenderal Sudirman 2015. Di usia yang amat muda ia dipanggil Alfred Riedl untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Selepas berkiprah di Pulau Borneo, Basna sempat singgah di Persib Bandung dan Sriwijaya FC. Pada musim 2018, pemain kelahiran 12 Juni 1995 itu nekat terbang ke Thailand, untuk mencicipi kompetisi elite negara yang dijuluki Raja Sepak Bola Asia Tenggara itu Ia memperkuat Khon Kaen, Sukhothai, dan kini Prachuap. Dalam sejumlah wawancara pemain asli Jayapura itu belum ingin pulang. Yanto Basna masih ingin mengasah kemampuan di luar negeri.

Halaman
Show All
Ario Yosia, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan