Sukses

Jaga Performa, Kiper Persija Geber Latihan

Liputan6.com, Jakarta - Kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, tidak ingin larut terlalu lama dalam perayaan Idul Fitri dan akan kembali menggeber latihan demi mempertahankan performa meski kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 masih belum jelas.

Sebenarnya latihan rutin sudah menjadi menu utama bagi kiper Persija itu selama puasa. Hanya saja, latihan sedikit terbatas karena terganggu dengan pandemi COVID-19.

“Saya selama puasa tetap menjaga kebugaran, namun sedikit berbeda. Karena pandemi ini saya tidak bisa berlatih di tempat gym karena ditutup. Saya hanya berlatih di rumah saja dengan cara sederhana. Setelah Lebaran saya juga melakukan itu,” kata Shahar di Antara.

Bapak dua anak itu tetap memilih tinggal di Jakarta selama Lebaran. Namun, untuk silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman tetap berjalan. Apalagi saat ini banyak aplikasi yang mendukung kiper Persija itu untuk bersilaturahmi.

 

2 dari 3 halaman

Asupan Makanan

Selama Lebaran, asupan makanan jelas sedikit berbeda dengan biasanya. Bahkan, pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong saja mewanti-wanti pemain untuk memperhatikan asupan makanan selama Lebaran.

Sebagai pemain profesional, Shahar jelas tidak ingin kondisinya kurang maksimal. Apalagi dirinya berada di klub yang sudah punya nama besar dan memiliki basis suporter yang besar pula yaitu The Jakmania.

Tidak hanya itu, persaingan di posisi utama penjaga gawang tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu juga ketat. Persija Jakarta saat ini juga memiliki penjaga gawang handal langganan tim nasional yaitu Andritany Ardiyasa.

Hanya saja, kehebatan Shahar Ginanjar mengawal gawang Persija belum bisa dilihat dalam waktu dekat karena dimulainya kembali kompetisi Liga 1 belum ada titik terang.

3 dari 3 halaman

Masih Pandemi

Saat ini pandemi COVID-19 masih dalam penanganan pemerintah.

Kondisi ini jelas berpengaruh dengan keberlangsungan kegiatan olahraga di Indonesia yang termasuk di dalamnya kompetisi Liga 1 musim 2020 yang sebelumnya sudah berjalan tiga pekan.