3 Pesepak Bola Top Eropa yang Memutuskan Jadi Mualaf

Sebagian pesepak bola memilih untuk mengikuti agama yang dianut oleh istrinya.

Diterbitkan 18 Mei 2020, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun pada tahun 2011, cobaan berat pernah menderanya. Dia divonis mengidap tumor di hati dan harus menjalani dua kali operasi. Dia pensiun pada 2014 di usia yang belum terlalu tua, 35 tahun.

Nicolas Anelka

Berbeda dengan Abidal dan Ribery, pemain asal Prancis ini memilih jadi mualaf jauh sebelum menikah. Pria kelahiran Prancis, 14 Maret 1979 itu meninggalkan Kristen saat masih berusia 16 tahun. Dia lalu memeluk Islam setelah terinspirasi temannya dan mengganti namanya menjadi Abdul-Salam Bilal.

"Saya biasa ikut puasa saat Ramadan datang karena saya mengagumi mereka yang berpuasa di dekat saya. Apa yang membuat saya jadi mualaf adalah keyakinan kalau Islam cocok untukku," katanya. 

"Saya merasakan hubungan dengan Tuhan dan itu mencerahkan hidupku. Saya bangga menjadi muslim, agama penuh kedamaian dan saya belajar banyak dari Islam," kata penyerang yang sempat bersinar bersama klub-klub elite Eropa semacam Arsenal, Real Madrid, Liverpool, dan Chelsea itu. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan