Sukses

5 Manfaat Makanan Korea Kimchi di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Kimchi merupakan makanan asal Korea yang terbuat dari sayuran yang telah difermentasi. Mengonsumsi kimchi ketika pandemi virus corona Covid-19 bisa menjadi pilihan alternatif untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Makanan ini juga bisa menjadi topping dan isian makanan populer seperti pizza, pancake, atau burger.

Satu di antara manfaat mengonsumsi kimchi adalah meningkatkan sistem imunitas. Dengan imunitas terjaga, kira bisa melindungi diri dari kemungkinan terinfeksi virus corona Covid-19. Jenis sayuran yang dijadikan kimchi bisa berbagai macam dan dapat disesuaikan dengan selera. Namun, yang mayoritas dipilih adalah sawi putih dan lobak.

Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu, seperti kecap ikan, bawang putih, jahe, udang kecil, dan bubuk cabai merah. Kimchi sebenarnya tidak berbeda dengan acar ala Indonesia yang biasanya disajikan dan memiliki rasa asin dan asam.

Kimchi berkalori rendah, berserat tinggi, dan mengandung banyak vitamin, antara lain vitamin A, vitamin B1 (Thiamin), vitamin B2 (riboflavin), kalsium, dan zat besi. Dilansir dari Dokter Sehat, kimchi juga mengandung asam laktat yang bisa membunuh bakteri-bakteri serta virus yang membahayakan tubuh.

Ketika SARS mewabah Asia, Korea Selatan terbilang aman dari serangan penyakit tersebut. Jika ada masyarakat di Negeri Ginseng yang terjangkit, segera sembuh. Hal ini diduga karena warga di sana sering mengonsumsi kimchi. Berikut manfaat kimchi, selain meningkatkan imunitas agar terhindar dari risiko terinfeksi Covid-19.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 6 halaman

Melancarkan Sistem Pencernaan

Manfaat kimchi yang pertama adalah dapat melancarkan pencernaan tubuh. Kimchi merupakan sumber nutrisi probiotik yang baik untuk tubuh untuk mengembalikan keseimbangan mikroba dalam usus. Dengan mengonsumsi kimchi, nutrisi probiotik berperan aktif dalam meminimalisasi gejala irritable bowel syndrome (IBS).

Gangguan pencernaan kronis ini menyebabkan penderitanya mengalami sakit perut, perut kembung, serta sembelit atau diare. Kimchi terbuat dari sayur-sayuran yang banyak mengandung serat. Hal ini efektif untuk mengobati sembelit.

 

3 dari 6 halaman

Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Kimchi mengandung vitamin C yang banyak dan memiliki sifat antioksidan alami. Sifat antioksidan yang ada dalam kimchi berperan melindungi sel-sel yang ada dalam tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Makanan khas Korea ini ternyata juga membuat daya tahan tubuh menjadi lebih kebal terhadap serangan berbagai penyakit, seperti flu, radang, dan lainnya. Hal tersebut karena kimchi mengandung bakteri baik hasil dari fermentasi sayuran yang terjadi pada proses pengolahannya.

Selain itu, mengonsumsi kimchi membantu tubuh memproduksi sejumlah protein, termasuk kolagen yang dibutuhkan oleh kulit tetap sehat, kenyal, dan lentur. Protein yang dihasilkan dari mengonsumsi kimchi juga berperan penting untuk membentuk sekaligus menjaga ligamen, tendon, dan pembuluh darah.

 

4 dari 6 halaman

Menjaga Kesehatan Mata

Selain vitamin C, kimchi juga mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Vitamin A yang terkandung dalam kimchi mampu mencegah degenerasi makula akibat penuaan.

Perlu diketahui, asupan vitamin A yang dianjurkan oleh seorang pria dan wanita berusia 14 tahun setiap harinya adalah 700-900 mikrogram. Sedangkan, wanita menyusui dianjurkan mendapatkan vitamin A sekitar 1.200-1.300 mikrogram per hari.

 

5 dari 6 halaman

Menurunkan Berat Badan

Kimchi menjadi alternatif menu diet Anda. Mengonsumsi kimchi sebagai menu diet terbukti efektif.

Kimchi memiliki kandungan serat yang cukup banyak. Mengonsumsi kimchi mampu menurunkan berat badan dan mengecilkan lingkar pinggang.

 

6 dari 6 halaman

Mengobati Alergi

Manfaat selanjutnya makanan khas Korea, kimchi adalah mengobati alergi. Mengonsumsi kimchi dipercaya mampu menyembuhkan alergi, terutama pada radang kulit.

Disadur dari: Bolacom/Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 2 April 2020

Disadur dari Bola.net (Penulis Anindhya Danartikanya, published 3/4/2020).