Segera Hadir Alat Tes Cepat Corona Covid-19 dengan Hasil Cuma 5 Menit

Alat untuk tes cepat virus corona COVID-19 rencananya akan segera dikeluarkan oleh Abbott Laboratories.

Diterbitkan 29 Maret 2020, 14:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta- Abbott Laboratories akan segera meluncurkan alat penguji yang dapat mengetahui apakah seseorang terjangkit virus corona COVID-19. Hasilnya sudah dapat diketahui cuma dalam lima menit.

Dalam rilisnya, Abbott mengungkapkan dengan alatnya hasil positif COVID-19 bisa dikeluarkan dalam lima menit, sementara hasil negatif dalam 13 menit.

Bahkan, alat ini berukuran sangat kecil dan portabel sehingga dapat digunakan di hampir semua tempat, rumah sakit maupun klinik kesehatan, demikian dikutip dari laman Bloomberg, Sabtu (28/3/2020).

Laboratorium yang menjadi pembuat perangkat medis ini berencana untuk memasok 50.000 alat tes sehari mulai 1 April 2020, kata John Frels, wakil presiden penelitian dan pengembangan di Abbott Diagnostics.

Alat tes molekuler itu dirancang untuk dapat mencari fragmen genom virus corona (SARS-CoV-2), yang dapat dideteksi hanya dalam lima menit, dengan kualitas tingkat tinggi.

Pada tanggal 27 Maret 2020, perusahaan alat kesehatan itu menyampaikan pekan depan alat ini akan mulai digunakan dan dalam pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), demikian keterangan siaran pers yang dikutip dari Abbott.mediaroom.com.

Perusahaan tersebut juga sedang bekerja sama dengan otoritas kesehatan AS agar alat tes ini bisa didistribusikan ke daerah-daerah yang terdampak COVID-19.

Amerika Serikat berjuang untuk memasok alat tes yang cukup untuk mendeteksi virus corona dengan cepat. Penyebaran virus ini disebut-sebut akan membanjiri rumah sakit di New York, California, Washington dan wilayah lain dengan pasien-pasien baru.

Bahkan, data menunjukkan bahwa Amerika Serikat berada di peringkat pertama dalam jumlah kasus pasien yang terpapar virus corona COVID-19.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jumlah pasien yang dinyatakan positif di AS melebihi China -- lokasi yang diyakini sebagai tempat penyebaran COVID-19 pertama. "Ini benar-benar akan memberikan peluang luar biasa bagi anggota medis yang berada di garis depan dalam melawan corona COVID-19," ujar Frels. "Mereka harus mendiagnosis banyak infeksi, jadi mereka membutuhkan alat yang cepat," kata Frels. Teknologi ini dibangun di atas platform ID Now Abbott yang berbasis di Illinois. Perusahaan kesehatan ini telah banyak menciptakan alat penguji influenza, radang tenggorokan dan syncytial virus yang menyerang pernapasan. Perusahaan tersebut juga menyatakan, ID Now pertama kali diperkenalkan pada 2014 yang merupakan platform layanan rujukan molekul terkemuka untuk pengujian Influenza A & B, Strep A dan RSV di AS.

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan