Sukses

Positif Corona Covid-19, Paulo Dybala Sempat Kesulitan Bernapas

Turin Striker Juventus, Paulo Dybala, menjelaskan kondisinya makin membaik setelah positif mengidap virus corona beberapa waktu lalu. Meski demikian, dia sempat mengalami masa-masa berat, termasuk sulit bernapas. 

Paulo Dybala menjadi satu dari tiga pemain Juventus yang positif terpapar COVID-19. Dua pemain lainnya adalah Daniele Rugani dan Blaise Matuide. Beberapa pemain di klub lain Serie A juga positif terjangkit virus corona. 

Dybala kemudian mengisolasi diri di rumahnya di Turin untuk memulihkan diri. Dia ditemani kekasihnya Oriana Sabatini yang juga positif terpapar virus corona.  

"Saya memiliki gejala yang kuat, tapi hari ini saya merasa jauh lebih baik," kata Dybala kepada chanel Youtube Juventus, dilansir Football Italia, Sabtu (28/3/2020).

"Sekarang saya bisa bergerak, berjalan, dan berusaha berlatih. Beberapa hari lalu, ketika berusaha melakukan hal-hal itu, saya kesulitan bernapas.  Otot-otot saya terasa sakit," imbuh pemain berusia 26 tahun tersebut. 

"Beruntung, Oriana dan saya merasa lebih baik sekarang," imbuh Paulo Dybala

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Kabar dari Sabatini

Sebelumnya, Sabatini juga telah memberi kabar terbaru tentang kondisinya dan Paulo Dybala pada Rabu (25/3/2020) waktu setempat.

"Sekarang kami merasa lebih baik, tetapi dua atau tiga hari yang lalu saya merasa sangat buruk," ucap Sabatini kepada La100 seperti dikutip dari Football Italia.

Sabatini dan Paulo Dybala telah diberi resep vitamin dan akan menjalani tes swab lainnya pada Kamis pekan depan. "Kami telah berada dalam isolasi selama sembilan hari. Para dokter mengatakan kepada kami bahwa mereka akan melakukan swab lain pada 31 Maret," kata Sabatini.

"Sementara itu, mereka menyuruh kami beristirahat dan memberi kami beberapa vitamin untuk dikonsumsi."

 

 

3 dari 3 halaman

Gejala

Sabatini kemudian mengungkapkan beberapa gejala yang dideritanya. "Seperti ketika Anda merasakan flu datang, seluruh tubuh Anda sakit, Anda merasa lelah. Saya tidak demam karena saya selalu mengukur suhu tubuh saya dan saya tidak demam," paparnya.

"Saya mendengar paru-paruku mengeluarkan suara aneh, lalu Paulo Dybala mulai merasa buruk juga. Gejalanya mirip flu, setidaknya itu untuk kami," sambung Sabatini. 

Sumber: Football Italia