Sukses

Pandemi Virus Corona Covid-19, FIFA Sarankan Kontrak Pemain dan Transfer Diubah

Liputan6.com, Zurich - Badan Sepakbola Dunia (FIFA) menyarankan agar kontrak pemain dan jendela transfer diubah. Saat ini kontrak untuk pemain dan pelatih harus diperpanjang, setelah kompetisi tertunda akibat penyebaran wabah virus Corona Covid-19.

Dokumen internal FIFA, seperti yang dilansir Reuters, juga merekomendasikan untuk memungkinkan jendela transfer diubah sesuai dengan tanggal musim baru. FIFA juga mendesak klub dan pemain untuk bekerja sama untuk menemukan solusi pembayaran gaji selama penghentian kompetisi.

Rencana tersebut akan dibahas anggota Kelompok Kerja FIFA. Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan mereka akan menilai apakah perlu amandemen atau dispensasi sementara terkait peraturan FIFA tentang status dan transfer pemain. Ini untuk melindungi kontrak pemain dan klub harus menyesuaikan periode pendaftaran pemain.

"Pekerjaan ini telah dimulai dan akan dilakukan dengan berkonsultasi dengan semua pemangku kepentingan utama, termasuk konfederasi, asosiasi anggota, klub, liga dan pemain," tambah FIFA.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Masalah Kontrak Pemain

Seperti diketahui, sebagian besar kompetisi sepakbola domestik dan internasional di seluruh dunia telah ditangguhkan karena pandemi virus Corona Covid-19. Bahkan, turnamen tim nasional seperti Euro 2020 dan Copa América juga sudah ditunda.

Sementara liga domestik berharap untuk melanjutkan ketika ancaman dari virus telah surut. Namun, itu juga meninggalkan masalah kontrak pemain yang kedaluwarsa, yang biasanya dijadwalkan selesai pada akhir musim tertentu.

3 dari 3 halaman

Donasi

Sementara itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan bahwa induk organisasi sepak bola dunia itu mendonasikan dana sebesar USD 10 juta atau setara Rp 150 miliar kepada WHO untuk memerangi pandemi virus corona Covid-19.

Menurut Infantino, dana solidaritas itu diharapkan bermanfaat bagi WHO dalam meredam penyebaran virus corona Covid-19. Seperti diketahui, virus ini belum ditemukan obat dan vaksinnya sampai hari ini