Penelitian Kedua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3058641/original/074404800_1582523940-20200222-Petugas-Medis-Corona-di-Ruang-ICU-Wuhan-XINHUA-2.jpg)
Hasil penelitian keduanya menunjukkan bahwa pasien yang menerima obat teruji negatif dalam waktu singkat, sedangkan gejala pneumonia menjadi sangat berkurang. Hingga kini, obat Avigan masih terus dikembangkan. Para ilmuwan juga tengah menunggu hak paten obat tersebut agar bisa mengembangkan obat generiknya.
Tentunya dengan mengetahui berbagai fakta dan dampak penggunaan obat avigan ini cukup memberikan angin segar bagi penanganan COVID-19 di seluruh dunia.
Mengenal Chloroquine dan Cara Kerjanya Melawan Virus Corona
Berbeda dengan Avigan yang merupakan obat flu, Chloroquine merupakan obat anti malaria. Mampu memblokir virus dan mengikat diri ke sel manusia dan masuk untuk mereplikasinya, Chloroquine sangat potensial untuk mengobati virus corona atau COVID-19 ini. Bahkan, obat ini juga dapat merangsang kekebalan tubuh.
Pada sebuah studi di Marseille, Prancis, Para dokter mengklaim telah berhasil mengobati pasien COVID-19 dengan Chloroquine ini. Studi yang dilakukan dengan 36 pasien yang diantaranya 20 orang diberikan obat tersebut. Setelah 6 hari, 70% pasien tersebut dinyatakan sembuh, virus tidak lagi ada di sampel darah, dibandingkan 12,5% pasien grup kontrol.
Sebuah studi di Guangdong, Tiongkok, bahkan melaporkan bahwa chloroquine efektif dalam memerangi virus corona dalam studi yang dilakukan pada 4 Februari 2020.
Cara Kerja Chloroquine dalam Mengobati COVID-19
Robin May, profesor penyakit menular di University of Birmingham, berspekulasi bahwa proses yang disebut "endositosis", yaitu virus masuk ke inang, mungkin ada hubungannya dengan proses Chloroquine dalam mengobati COVID-19.
“Ini berarti bahwa virus pada awalnya dimasukkan ke dalam 'kompartemen' intraseluler yang biasanya bersifat asam. Chloroquine akan mengubah keasaman kompartemen ini, yang dapat mengganggu kemampuan virus untuk melarikan diri ke sel inang dan mulai mereplikasi,” katanya.
Ia juga menambahkan, bahwa kemungkinan lainnya adalah chloroquine dapat mengubah kemampuan virus untuk mengikat bagian luar sel inang, yang merupakan langkah penting pertama untuk masuk.
Murah dan Mudah Dibuat
Selama sekitar 10 tahun telah ada penelitian yang melaporkan efek anti-virus chloroquine dan oabt ini telah digunakan untuk mengobati pasien dalam wabah sindrom pernapasan akut (Sars) yang parah dari tahun 2002 hingga 2003.
Fakta bahwa Chloroquine harganya murah dan relatif mudah dibuat juga cukup membuat lega. Bahkan, perusahaan farmasi Prancis Sanofi telah menawarkan untuk membagikan jutaan bungkus obat dan mengatakan mereka memiliki cukup untuk merawat 300.000 pasien.
Walaupun begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa "sampai saat ini, tidak ada vaksin dan tidak ada obat antivirus khusus untuk mencegah atau mengobati COVID-2019."
(Husnul Abdi/Nanang Fahrudin)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3082020/original/081117400_1584712146-avigan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/271/original/018927300_1476851966-foto_profil.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)