Ini 4 Momen Terbaik Valentino Rossi Bersama Yamaha

Valentino Rossi dipastikan akan meninggalkan Yamaha usai MotoGP 2020.

Diterbitkan 30 Januari 2020, 20:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Mengalahkan Stoner di Laguna Seca pada musim itu sangat penting, balapan yang membuat saya memenangkan kejuaraan dunia," Rossi mengenang.

Membungkam Jorge Lorenzo yang 'Berisik' di MotoGP 2009

Sejak Jorge Lorenzo direkrut Yamaha pada musim 2008, pebalap asal Spanyol itu seakan unjuk gigi, bahwa dirinya bisa mengalahkan rekan setimnya yang sudah bergelimang gelar.

MotoGP 2008 adalah proses adaptasi dan belajar buat Lorenzo, di mana ia hanya merasakan satu kemenangan. Namun satu musim berikutnya, Lorenzo benar-benar jadi ancaman Rossi.

Keduanya terlibat banyak persaingan super ketat. Hubungan Rossi-Lorenzo bahkan memburuk, baik di dalam maupun luar sirkuit. Puncaknya garasi kedua pebalap sampai disekat.

Namun di akhir musim 2009, Rossi akhirnya merasakan titel juara dunia kesembilan dengan mengalahkan Lorenzo. Sayangnya gelar juara dunia ini belum pernah ia ulangi lagi sampai sekarang.

Terlahir Kembali Setelah Gagal di Ducati

Hasrat ingin merasakan titel juara dunia dengan tiga pabrikan berbeda, membuat Rossi hengkang ke Ducati pada musim 2011-2012.

Sebuah keputusan yang diakui sang pebalap sebagai langkah salah dalam kariernya. Karena bersama Ducati, Rossi bahkan gagal merasakan kemenangan.

Pada MotoGP 2013, Rossi akhirnya kembali ke Yamaha. Kali ini ia seperti terlahir kembali. Musim tersebut ia bisa merasakan satu kemenangan.

Puncaknya di MotoGP 2015, ia sempat terlibat persaingan jadi juara dunia sampai putaran terakhir. Dia bahkan bisa merasakan titel juara dunia kesepuluh jika tidak terlibat perseteruan dengan Marc Marquez pada lomba GP Malaysia.

Disadur dari Bola.com(Hendry Wibobo)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Hendry WibowoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan