5 Pelajaran Hidup yang Bisa Dipetik dari Animasi NBA Junior Jump Squad

NBA Junior Jump Squad bercerita tentang lima sahabat berusia sembilan hingga tiga belas tahun, bernama Kai, Ben, Ana, Carlos, dan Putri.

OlehThomas
Diterbitkan 09 Desember 2019, 07:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

- Kenali diri sendiri

Setelah berlatih siang dan malam, coach Roy mengingatkan mereka untuk menggali kekuatan maupun mengenali kelemahan diri agar dapat bermain lebih efektif dan efisien.

Pada episode keempat, kita diajak belajar untuk “tidak mudah menyerah”, “berjuang sekuat tenaga”, dan “percaya diri” seperti yang dikatakan coach Roy berulang kali.

- Tetap fokus pada tujuan

Lima sekawan semakin menunjukkan kemajuan yang signifikan, tetapi permasalahan belum berakhir. Seperti yang dikatakan coach Roy, "musuh terbesar bukanlah lawan kita, melainkan diri kita sendiri".

Kai, Ben, Ana, Carlos, dan Putri dihadapkan pada pertandingan melawan hologram diri mereka sendiri. Babak pertama berujung kekalahan, namun, mereka tidak berhenti dan menyerah, mereka tetap berusaha hingga akhirnya memenangkan pertandingan.

Ya, seperti yang bisa kamu tebak, di episode kelima kita diajarkan untuk tetap fokus pada tujuan dan terus bangkit dari kegagalan.

- Kerja sama membuat mimpi menjadi nyata

Pada akhirnya, Kai, Ben, Ana, Carlos, dan Putri bertemu kembali dengan lawan utama mereka pada sebuah pertandingan. Menariknya, walaupun kemampuan mereka secara individu sudah meningkat pesat, mereka sadar pentingnya sebuah kerja sama tim.

Kini, lima sekawan tersebut bertanding dengan strategi dan pola pikir yang lebih baik hingga akhirnya mereka mampu memenangkan pertandingan.

Episode keenam, yang sekaligus merangkum seluruh isi cerita NBA Junior Jump Squad ini, mengajarkan bahwa kemenangan dapat tercapai dengan adanya kerja sama tim dan kolaborasi yang baik.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan