3 Pemain Kunci Penentu Timnas Indonesia U-22 ke Final SEA Games 2019

Timnas Indonesia U-22 menang 4-2 atas Myanmar di babak semifinal lewat perpanjangan waktu.

Diterbitkan 08 Desember 2019, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Osvaldo Haay kini tidak lagi membuang peluang. Memanfaatkan umpan terukur dari Asnawi Mangkualam, winger berusia 22 tahun ini telah menunggu di tiang kedua untuk menyambar bola. Sebelumnya, pemain Persebaya Surabaya ini berulang kali gagal memanfaatkan kesempatan untuk mencetak gol dalam waktu normal.

Kemenangan 4-2 Timnas Indonesia U-22 atas Myanmar ditutup oleh gol Evan Dimas Darmono pada menit ke-113. Sebelum wasit Coimbatore Ramaswamy Srikrishna asal India meniup peluit panjang, Myanmar terpaksa bermain dengan sepuluh orang. Aung Naing Win diganjar kartu merah langsung setelah menendang Osvaldo, yang juga dihadiahi kartu kuning.

Berikut Bola.com merangkum tiga pemain kunci Timnas Indonesia U-22 di babak semifinal SEA Games 2019:

Evan Dimas Darmono

Peran Evan Dimas untuk Timnas Indonesia U-22 baru menonjol setelah gol pertama Timnas Indonesia U-22 lahir. Sepakannya memanfaatkan umpan mendatar Egy Maulana Vikri pada menit ke-57 berhasil memecah kebuntuan.

Evan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-113. Sepanjang laga, pemain berusia 24 tahun ini mampu menjaga irama permainan dan menjadi jenderal lapangan tengah Timnas Indonesia U-22.

Saddil Ramdani

Peran Saddil Ramdani begitu besar terhadap kemenangan Timnas Indonesia U-22 atas Myanmar. Gelandang berusia 20 tahun ini memang tidak mencetak gol maupun assist. Namun, kontribusinya sangat nyata.

Pergerakan Saddil di sisi sayap kerap merepotkan lini pertahanan Myanmar. Aksinya beberapa kali berhasil menciptakan peluang bagi rekan-rekannya, terutama untuk Osvaldo Haay yang banyak membuang peluang.

Egy Maulana Vikri

Satu di antara penampilan terbaik Egy Maulana Vikri hadir ketika ia membantu Timnas Indonesia U-22 lolos ke final. Gelandang berusia 19 tahun ini mampu membukukan satu gol dan satu assist.

Serupa seperti Saddil. Egy yang menyisir sisi sayap gemar merepotkan lini belakang Myanmar. Bermodalkan kecepatan dan kelincahan, pemain Lechia Gdansk ini kerap melahirkan peluang bagi Garuda Muda.

Disadur dari Bola.com (penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Benediktus Gerendo, published 8/12/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Thomas, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan