Sukses

Jadi Primadona Final Basket Piala Presiden 2019, Jan Ethes dan Gibran Sempat Tertahan

Liputan6.com, Solo - Final Piala Presiden Basket 2019 di GOR Sritex, Solo, Minggu malam (24/11/2019) berlangsung meriah. Bukan hanya oleh sengitnya duel Satria Muda vs Hangtuah, tapi juga kehadiran sosok imut, Jan Ethes Srinarendra cucu pertama Presiden RI, Joko Widodo.  

Jan Ethes Srinarendra hadir bersama sang ayah Gibran Rakabuming Raka. Mereka tiba ketika laga antara Satria Muda versus Amarta Hangtuah sedang berjalan sengit.

Menyadari kehadiran Jan Ethes dan ayahnya, perhatian para penonton yang sedang menikmati laga final tersebut tiba-tiba terpecah. Jan Ethes yang memasuki GOR Sritex dengan digendong sang ayah, membuat suporter langsung berteriak histeris. 

Warga berebut selfie dengan Jhan Ethes Srinarendra dan sang ayah Gibran Rakabuming Raka di final Piala Presiden 2019 yang berlangsung di GOR Sritex, Solo, Minggu (24/11/2019) (Tim Media Piala Presiden 2019)

Melihat dan mendengar sambutan luar biasa dari para penonton di GOR Sritex, Jan Ethes tampak santai saja. Seolah sudah terbiasa dengan kerumunan orang, Jhan Ethes malah melempar senyum dan melambai-lambaikan tangannya kepada para penonton yang hadir.

Aksi lucu cucu Presiden Jokowi itu pun membuat penonton gemas dan ingin sekali berswafoto. Dipandu Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden Basket 2019, Maruarar Sirait, bergantian para sponsor dan tamu-tamu VIP berkesempatan berfoto bersama Jhan Ethes dan Gibran yang baru dikaruniai anak kedua bernama, La Lembah Manah. 

Jhan Ethes Srinarendra dan sang ayah Gibran Rakabuming Raka membuat heboh final Piala Presiden 2019 yang berlangsung di GOR Sritex, Solo, Minggu (24/11/2019)

Tidak sampai disitu, magnet Jan Ethes dan Gibran di GOR Sritex seolah tak terbendung setelah partai final selesai dan prosesi pemberian hadian dilakukan. Keduanya kembali jadi fokus utama penonton untuk bisa berfoto bersama. Permintaan foto pun terus dilayani dengan senang hati dan senyuman oleh Gibran yang tampak menggendong Jan Ethes.

2 dari 3 halaman

Ditunggu Warga di Luar Venue

Mulai dari dalam dalam GOR Sritex permintaan foto seolah tak ada henti-hentinya. Sampai-sampai para ajudan dibuat kewalahan. Tapi, tak ada satu pun permintaan yang ditolak Gibran. Dirinya dengan senang hati dan terus melempar senyuman, ketika permintaan berfoto bersama datang dari penonton.

Setelah lolos dari dalam GOR Sritex juga dengan bantuan pihak panitia, kondisi di luar venue seolah tak kalah padatnya. Jan Ethes dan Gibran sudah dinantikan keluar dari GOR Sritex. Kali ini, masyarakat umum yang “menangih” untuk berfoto bersama dengan keduanya. 

 Jhan Ethes Srinarendra dan sang ayah Gibran Rakabuming Raka mendapat pengawalan saat menghadiri final Piala Presiden Basket 2019 di GOR Sritex, Solo, Minggu (24/11/2019) (Tim Media Piala Presiden 2019)

Lagi-lagi, tak sekalipun Gibran menolak ajakan tersebut. Dan Jan Ethes pun tak sama sekali menunjukan ekspresi kelelahan atau mengantuk, padahal saat itu waktu sudah menunjukan pukul 20.30 WIB. Di mana kebanyakan anak seusia Jan Ethes sudah tertidur lelap. 

Silih berganti warga berfoto bersama dengan Jan Ethes dan Gibra. Sampai-sampai, ketika sudah mau memasuki mobil untuk kembali pulang, masih saja ada warga yang meminta untuk berfoto bersama. Dan Gibran pun tetap melayaninya dengan senyuman. 

Jhan Ethes Srinarendra dan sang ayah Gibran Rakabuming Raka hadiri final Piala Presiden 2019 di GOR Sritex, Solo, Minggu (24/11/2019). Keduanya sempat tertahan menuju mobil untuk meladeni permintaan selfie warga. (Tim media Piala Indonesia 2019).

"Jan Ethes dan mas Gibran betul-betul jadi magnet penonton di pertandingan final atau hari terakhir Piala Presiden Basket 2019. Suasana yang sudah ramai penonton di GOR Sritex, menjadi semakin meriah dengan kehadiran Jan Ethes dan mas Gibran," tutur Maruarar dalam rilis yang dikirimkan tim media Piala Presiden Basket 2019 kepada Liputan6.com.

3 dari 3 halaman

Jadi Turnamen Rutin

Bukan kali ini saja Gibran hadir. Anak tertua dari Presiden Jokowi itu juga hadir pada hari pembukaan Piala Presiden Basket, Rabu (20/11/2019). Tidak hanya Gibran, hari penutupan pun juga kembali dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. 

Dalam sambutannya sekaligus menutup turnamen Piala Presiden Basket 2019, Zainudin sangat mengapresiasi digelarnya ajang ini untuk kali pertama. Politisi partai Golkar itu, berharap jika Piala Presiden Basket akan jadi turnamen rutin yang digelar setiap tahunnya. 

"Terimakasih kepada bapak Maruarar Sirait dan Cahyadi Wanda selaku SC dan OC Piala Presiden Basket 2019 dan segenap panitia, serta semua sponsor yang sudah mendukung. Saya sangat mengapresiasi sekali gelaran ini. Semoga konsisten menjadi agenda rutin di dunia basket nasional," papar Zainudin. 

Sementara itu, selain Satria Muda yang akhirnya meraih gelar juara pertama sepanjang sejarah, Hangtuah harus puas ada di posisi runner up. Jika Satria Muda berhak atas uang hadiah Rp. 150 juta, Abraham Wenas dkk mengantongi hadiah Rp 100 juta.

Selain kedua tim di atas, diurutan ketiga dan keempat diisi Pelita Jaya dan Satya Wacana Salatiga di mana masing mendapatkan hadiah sebesar Rp 75 juta dan Rp 50 juta. Tidak hanya sampai disitu, kepanitiaan Piala Presiden Basket 2019 juga memberikan apresiasi kepada suporter. Dan suporter dari klub Satya Wacana ditetap sebagai suporter terbaik dan diguyur hadiah uang Rp 10 juta.

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini: 

Loading