Sukses

David Luiz Bicara Potensi Arsenal Saingi Liverpool dan Manchester City

London - David Luiz yakin kalau Arsenal dapat bersaing dengan Liverpool dan Manchester City untuk memperebutkan gelar Premier League. David Luiz berjanji akan memberikan usaha terbaik untuk Arsenal.

David Luiz bergabung dengan Arsenal pada awal musim 2019. Kepindahan itu memicu kontroversi karena ia merupakan mantan pemain Chelsea.

Namun, David Luiz memiliki komitmen yang tinggi untuk meraih prestasi bersama Arsenal.

"Saya selalu berusaha berpikir positif. Setiap memulai kompetisi, saya harus yakin kalau klub saya bisa bersaing meraih gelar," ujar David Luiz.

"Jika tidak yakin, untuk apa kami mengikuti kompetisi ini. Saya ingin memenangi gelar bersama Arsenal."

"Saya terus berusaha untuk beradaptasi di Arsenal. Saya masih menyesuaikan gaya saya dengan Arsenal."

"Saya selalu menjaga visi untuk mengejar gelar. Karena itu, saya yakin Arsenal akan bangkit untuk bersaing meraih gelar," ungkap David Luiz.

Saat ini, Arsenal berada di posisi keempat pada klasemen sementara Premier League. Arsenal tertinggal sembilan poin dari Liverpool yang berada di pouncak klasemen.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 2 halaman

Arsenal Mulai Tampil Percaya Diri

Setelah sempat tersendat dan mengalami beberapa internal, Arsenal mulai menemukan bentuk permainan terbaik. Walaupun hanya menang dengan selisih tipis, Arsenal mulai bisa menjaga komitmen.

Arsenal berada di posisi empat besar dan berada di bawah posisi Liverpool dan Manchester City. Arsenal menempati peringkat ketiga setelah melewati delapan laga.

Jika kondisi itu berlanjut, Arsenal bisa bersaing untuk mengejar gelar Premier League dengan Liverpool dan Manchester City.

Sumber: Mirror

Disadur dari Bola.com (Aditya Wicaksono/Aning Jati, published 19/10/2019)

Loading
Artikel Selanjutnya
Dani Ceballos Ogah Balik Real Madrid Jika Ada Zidane
Artikel Selanjutnya
Gara-Gara Emery, Arsenal Kehilangan Identitas Permainan