8 Pemain Ini Tinggalkan Sepak Bola untuk Terjun ke Politik, Terjadi Juga di Indonesia

Deretan mantan pemain sepak bola ini memilih untuk terjun ke dunia politik dan menjadi pejabat negara, memanfaatkan nama besar di lapangan hijau.

Diterbitkan 18 Oktober 2019, 17:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Seperti halnya Zico, kala itu, Pele juga langsung ditunjuk Presiden Brasil sebagai menteri olahraga pada 1995, hingga 2001. 

Saat itu, salah satu fokus utama Pele adalah menghapus praktik-praktik korupsi dalam dunia persepak bolaan di Brasil. Bahkan, sempat pula muncul sebutan "Hukum Pele" dalam dunia olahraga Brasil.  

 

4. Aris Budi Prasetyo

Nama Aris Budi Prasetyo populer pada 2002 setelah membawa Petrokimia Putra menjadi kampiun Divisi Utama. Namun, cedera lutut membuat Aris harus pensiun dini.

Aris kemudian terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Amanat Nasional. Kariernya di bidang politik naik setelah terpilih jadi anggota DPRD Kota Pasuruan pada 2009. Di Pemilu 2014, ia kembali mencalonkan diri.

5. Jack Komboy

Jack Komboy merupakan mantan bek tengah Persipura Jayapura. Kemudian pada 2009 ia memutuskan gantung sepatu.

Setelah itu, Jack Komboy memilih terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Hanura. Pada Pemilu 2009, ia langsung mencalonkan diri jadi anggota DPRD Papua.

Karier politiknya berjalan mulus, Jack Komboy bahkan terpilih selama dua periode dan sempat menjabat sebagai Ketua Komisi V DPRD Papua.

7. Hakan Sukur

Hakan Sukur menjadi satu di antara pemain terbaik asal Turki. Hakan Sukur pernah membela beberapa klub seperti Sakaryaspor, Bursaspor, Galatasaray, Torino, Inter Milan, Parma, Blackburn Rovers dan Galatasaray.

Hakan Sukur terjun ke dunia politik dengan menjadi anggota parlemen pada 2011. Hakan Sukur kemudian mengundurkan diri dari partai sekitar dua setengah tahun kemudian, namun ia tetap menjadi anggota parlemen sebagai independen.

6. George Weah

Mantan bintang AC Milan George Weah punya catatan panjang dalam karier politiknya setelah gantung sepatu. Peraih gelar pemain terbaik di dunia tahun 1995 itu terbilang harus jatuh bangun di politik.

Pada 2005, ia mencalonkan diri sebagai Presiden Liberia namun gagal. Peraih Ballon d'Or 1995 tersebut kalah dari lawan politiknya, Ellen Johnson Sirleaf.

Weah akhirnya melenggang sebagai senat dari Partai Demokrat pada 2014. Kariernya di bidang politik semakin sukses setelah Weah terpilih menjadi Presiden Liberia pada Januari 2018.

 

 

8. Romario

Romario merupakan sosok penting saat Timnas Brasil meraih gelar Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Ia membela sejumlah klub terkenal di Eropa seperti PSV Eindhoven, Barcelona, dan Valencia.

Romario kemudian terjun di dunia politik. Pada Pemilu 2010 di Brasil, Romario terpilih sebagai anggota dewan melalui Partai Sosialis Brasil.

Pada 2018, Romario mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Rio de Janeiro. Namun, Romario gagal karena menempati posisi keempat dengan mengoleksi 8,6 persen suara.

Disadur dari Bola.com (Faozan Tri Nugroho/Yus Mei Sawitri, published 18/10/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Faozan Tri Nugroho, Windi Wicaksono, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan