Sukses

Paus Fransiskus Tidak Sengaja Jadi Pendukung Tim Rugbi NFL

Liputan6.com, Vatikan - Pemimpin tertinggi gereja Katolik, Paus Fransiskus, secara tidak sengaja menjadi pendukung tim rugbi, New Orleans Saints. Ini terjadi setelah Paus Francis keliru dalam menempatkan tanda pagar saat menyampaikan pesan religius melalui akun Twitter-nya, baru-baru ini.

Seperti diketahui, Minggu lalu, Paus Fransiskus memimpin upacara penahbisan lima santo (orang kudus) baru bagi umat katolik. Mereka terdiri dari kardinal Inggris abad ke-19, John Henry Newman, seorang wanita biasa dari Swiss, biarawati dari India, biarawati dari Italia, dan seorang birawati dari Brasil yang juga dikenal dengan julukan 'Bunda Teresa Brasil'. 

Acara misa berlangsung di Lapangan Santo Petrus, Vatikan. Pangeran Charles yang otomatis menjadi pemimpin Gereja Inggris saat menjadi raja kelak juga ikut menghadiri acara tersebut. Kehadiran Charles sebagai bentuk penghargaan kepada John Henry Newman. 

Usai acara berlangsung, Paus lalu menyampaikan pesan religius lewat akun Twitter-nya.  "Today we give thanks to the Lord for our new #Saints. They walked by faith and now we invoke their intercession," tulis Paus dalam twit-nya, Minggu (13/10/2019). 

Twit yang disampaikan Paus Fransiskus sebenarnya bertujuan untuk mengingatkan umat katolik agar berterima kasih kepada Tuhan atas kehadiran kelima santo baru yang telah berjalan dalam iman. Sekarang waktunya bagi umat untuk memohon dukungan doa mereka.

Namun Paus keliru mencantumkan tanda pagar untuk kata saints (santo) dalam twit-nya. Paus seperti dilansir Marca memilih hastag yang memiliki logo tim New Orleans Saints.

Kesalahan dalam memilih tagar membuat twit terkesan sebagai dukungan terhadap New Orleans Saints. Dan secara kebetulan, beberapa jam setelah twit tersebut muncul, tim besutan Sean Payton itu mampu mengalahkan Jacksonville Jaguars dengan skor 13-6. 

 

    

 

 

 

 

2 dari 3 halaman

Who Dat

Twit Paus Fransiskus pun mendadak viral. Beragam tanggapan pun disampaikan. Sebagain mengerti dengan kesalahan yang terjadi, namun tidak jarang yang menanggapinya secara jenaka. Bahkan klub New Orleans Saints juga ikut menanggapi twit pria asal  Argentina itu. 

 

Para pendukung New Orleans Saints juga ramai-ramai memberi komentar lengkap dengan embel-embel tagar Who Dat yang selama ini juga dikenal sebagai julukan mereka. 

 

3 dari 3 halaman

Pandangan Soal Messi

Paus Fransiskus telah memimpin gereja Katolik sejak 13 Maret 2013 lalu. Pria kelahiran Buenos Aires, Argentina, 17 Desember 1936 itu menggantikan peran Paus Benedict XVI.

Paus Francis dikenal sebagai sosok yang egaliter. Tidak hanya berkotbah di acara-acara gereja, Paus Francis selama ini dikenal rajin menyampaikan pesan religius lewat Twitter. Memakai akun Pontifex, Paus Francis hingga saat ini memiliki 18,1 juta pengikut. 

Dalam menjalankan perannya sebagai pimpinan gereja Katolik, Paus Fransiskus tidak hanya melayani umatnya saja. Paus pertama dari ordo Jesuit tersebut dikenal sangat perhatian dengan orang miskin dan aktif mengambil peranan dalam dialog antaragama.  

Beberapa bulan lalu, Paus Fransiskus mengejutkan banyak pihak saat menerima pemimpin Sudan Selatan di Vatikan. Dalam pertemuan itu, Paus yang sudah berusia 82 tahuh itu tiba-tiba berlutut dan mencium kaki pejabat pemerintah maupun opisisi yang hadir saat itu. 

Dia berlutut dan mencium kaki Presiden Sudan Selatan, Salva Kiir. Kemudian dia berlaih ke Riek Machar, mantan wakil Kiir yang jadi opisisi dan melakukan hal yang sama. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernghargaan atas gencatan senjata yang dilakukan kedua kubu.

Sebagai warga negara Argentina, Paus Fransiskus juga sangat menyukai olahraga sepak bola. Meski demikian, Paus tetap menolak menyebut Lionel Messi sebagai Messiah atau Juru Selamat. (Simak juga berita pandangan Paus tentang Messi adalah Tuhan di sini).

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

Keren, Game MotoGP 20 Terlihat Nyata dan Realistis
Loading