4 Cara Jadi Kaya Raya Ala Georgina Rodriguez, Kekasih Seksi Cristiano Ronaldo

Kekasih Cristiano Ronaldo, Georgina Rodriguez merupakan gadis yang lahir dari keluarga miskin, ayahnya, Jorge malah sudah dua kali bolak-balik ke penjara.

Diterbitkan 03 Oktober 2019, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Turin - Nama Georgina Rodriguez semakin melejit setelah menjadi calon istri bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Kini wanita yang dulunya hanya seorang pramuniaga itu menjadi salah satu model terkenal di dunia.

Georgina Rodriguez pertama kali menjadi model pada Juli 2017. Ketika itu, perempuan berpaspor Spanyol tersebut menjadi model Uno Models. Sejak saat itu, Gina sudah beberapa kali menjadi halaman utama untuk media Spanyol tersebut.

Tak hanya mewarnai cover Uno Models, Gina juga menjadi model utama pakaian dalam produksi Yamamay dan muncul di sampul majalah Women's Health, media Spanyol pada Juni 2018.

Karier Gina sebagai model pun terus menanjak. Dia juga sempat mewarnai beberapa sampul di majalah ternama Spanyol dan Italia, seperti XLSemanal, Glamour, Harper's Bazaar, dan ELLE.

Dengan kariernya yang menanjak, seperti diberitakan Glamour Fame, Georgina Rodriguez mengeruk uang sebanyak lima juta dolar AS atau setara dengan Rp 69,7 miliar sebagai model.

Namun, sebelum menjadi terkenal dan kaya raya, Gina merupakan gadis yang lahir dari keluarga miskin, ayahnya, Jorge malah sudah dua kali bolak-balik ke penjara. Lalu. apa yang dilakukan Gina, sapaan Georgina Rodriguez? Begini cara Gina menjadi kaya raya.

 

Bermimpi Tinggi

Sejak kecil, Gina bermimpi menjadi seorang penari. Karena hal itu, dia meminta orang tuanya menyekolahkan di kelas tari. Namun karena kehidupan keluarga yang sulit, Gina sempat mengubah mimpinya, hanya menjadi pegawai di salah satu ritel fashion.

Ketika beranjak dewasa, wanita yang kini berusia 25 tahun itu pindah ke Huesca, Spanyol, dari tanah kelahirannya. Di Huesca, dia mendapat pekerjaannya sebagai pelayan toko. Namun dia tak lama tinggal di Huesca karena menempati kos-kosan yang sangat sempit dengan beberapa wanita muda lainnya.

Gina yang bosan hidup miskin pindah di daerah dekat pantai San Sebastian, bagian utara Spanyol. Di sana, dia mendapat pekerjaan yang sesuai dengan impiannya, pelayan toko kelas menegah, Massimo Dutti. Saat berkerja di sini, Gina juga berlatih kelas dansa agar dia bisa menjadi orang terkenal.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kendati hanya menjadi seorang pramuniaga, Gina tidak pernah menghilangkan mimpinya di masa kecil, menjadi penari dan model. Dengan uangnya dari hasil bekerja, dia kursus menari.

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan