Real Madrid Imbang Lawan Brugge: Sinyal Bahaya Los Blancos

Real Madrid akan menghadapi laga tak ringan pada empat pertandingan terakhir di pentas fase grup Liga Champions 2019-2020. Real Madrid tak boleh terpeleset.

Diterbitkan 02 Oktober 2019, 21:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Setidaknya ada empat catatan tak mengenakkan bagi Real Madrid. Kali pertama Real Madrid gagal meraih kemenangan pada dua laga awal Liga Champios. Real Madrid kebobolan minimal dua gol pada tiga laga beruntun di rumah sendiri pada kompetisi ranah Eropa. Situasi tersebut menjadi yang pertama sepanjang sejarah klub.

Beberapa Catatan Buruk

Real Madrid kebobolan tercepat sepanjang sejarah penampilan di Santiago Bernabeu pada pentas fase grup Liga Champions. Pemain Club Brugge, Dennis melakukan itu pada menit ke-9. Pemain Olympiakos, Luciano Galletti menjadi orang terakhir yang sanggup lebih cepat menjebol gawang Real Madrid dibanding Dennis. Galletti mencetak gol ke gawang Real Madrid pada menit ke-7 dalam pertandingan tahun 2007.

Selain itu, Real Madrid gagal meneruskan catatan menawan ketika bersua tim asal Belgia di pentas Liga Champions. Sebelum imbang kontra Club Brugge tadi malam, Real Madrid selalu menang pada tiga perjamuan, dengan agregat gol 14-2.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengetahui beragam konsekuensi dari hasil buruk anak asuhnya. Namun, ia tetap berpikir positif terhadap apa yang akan terjadi pada empat laga ke depan, termasuk dua kali secara beruntun bertarung kontra Galatasaray.

Disadur dari Bola.com (Penulis Nurfahmi Budiarto/Editor Nurfahmi Budiarto, published 2/10/2019).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Nurfahmi Budi, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan