KPAI Melunak, PB Djarum Bisa Lanjutkan Audisi dengan Nama Baru

Kesepakatan itu ditandatangani oleh Ketua KPAI Susanto, Sekjen PBSI Achmad Budiharto, Pengurus PB Djarum, Lius Pongoh, dan Menpora Imam Nahrawi.

Diterbitkan 12 September 2019, 13:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kedua alasan utama ada kesinabungan audisi ini adalah dengan mempertimbangan adanya ketersediaan atlet bulutangkis usia muda yang secara selektif dan berjenjang dalam berkontribusi dalam altet bukutangkis nasional. Karena cabang olahagra bukitangkis masih menjadi salah satu cabang olahrgaa penyumbang utama perolehan medali olahraga internasinal, termasuk Olimpiade, atas dasar poin nomor satu dan dua di atas maka disepakati hal sebgai berikut;

PB Djarum sepakat mengubah nama yang semula bermana audisi umu beasiswa PB Djarum 2019 menjadi audisi umum beasiswa bulu tangkis tanpa menggunakan logo, merek dan brand image Djarum.

KPAI Cabut Surat

Untuk KPAI, KPAI sepakat untuk mencabut surat KPAI tanggal 29 Juli 2019 tentang permintaan pemberhentiaan audisi PB Djarum, jadi sama-sama ada jalan keluar terbaik.

Kemudian yang keempat Kemenpora, KPAI, dan PBSI sepakan memberikan kesempatan kepada PB Djarum untuk konsolidasi secara internal guna melanjutkan audisi di tahun 2020 dan seterusnya dengan mengacu kepada kesepakatan yang telah diambil oleh pertemuan hari ini tanggal 12 spetember 2019 bertepat di kantor Kemenpora.

Empat poin itu yang kami sepakati dengan demikian selesailah polemik tentang audisi umum untuk tahun 2019 ini dan semoga 2020 nanti, PB Djarum secara internal bisa melanjutkan audisi umum 2020 dan tahun seterusnya. Kesepaktan yang telah sama-sama kami ambil tadi semiga ini mengekhiri polemik kelhawatiran, kecemasan atlet-atlet mudah, orang tua secara keseleuruha tentang masa depan tentang bulutangkis Indonesia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Fadjriah Nurdiarsih, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan