Sukses

Persib Kebobolan 25 Gol di Paruh Pertama Shopee Liga 1, Posisi Kiper Dievaluasi

Liputan6.com, Bandung Kompetisi Shopee Liga 1 2019 memasuki jeda hampir dua pekan setelah putaran pertama berakhir. Periode ini dimanfaatkan seluruh klub tak terkecuali Persib Bandung, yang siap berbenah memperbaiki performa akibat tertahan di peringkat 10 klasemen sementara.

Tim besutan Robert Rene Alberts telah merampungkan 17 pertandingan di putaran pertama. Hasilnya, tim berjuluk Maung Bandung hanya meraup 19 poin. Poin tersebut didapat dari empat kemenangan, tujuh hasil imbang, dan enam kali kalah.

Hasil tersebut sangat kontras dibanding musim kompetisi Liga 1 2018 di mana Persib bahkan bisa menduduki puncak klasemen dan meraih status juara paruh musim. Kala diarsiteki pelatih asal Argentina, Mario Gomez, Persib memimpin klasemen dengan 29 poin dari 17 pertandingan.

Di musim 2019 ini, Persib baru mencetak 18 gol. Sedangkan gawang Maung Bandung sejauh ini sudah kebobolan 25 gol. Artinya produktivitas Persib minus tujuh gol.

Pelatih kiper Persib, Gatot Prasetyo mengaku punya catatan atas tingginya angka kebobolan timnya. Menurutnya, gol-gol yang bersarang ke gawang Persib terjadi karena berbagai proses yang berbeda-beda.

"Tentunya itu jadi bahan evaluasi kita dari jumlah gol bagaimana prosesnya gol yang bersarang di gawang Persib jadi warning buat kita," kata Gatot, Jumat (6/9/2019).

"Di sini secara global kita membuat evaluasi. Sebelum terjadinya gol dan momennya sampai terjadinya gol, bagaimana peran penjaga gawang yang bisa mencegah gol itu juga masuk dalam evaluasi," sambung Gatot.

Mantan kiper Persib itu menilai evaluasi dilakukan secara menyeluruh. Termasuk koordinasi dengan pemain bertahan dan komunikasi antar pemain.

"Tidak bisa hanya per penjaga gawang karena ada proses gol itu sendiri. Ada gol yang peran penjaga gawang, koordinasi, komunikasi dan banyak hal yang tentunya dicermati. Kita cukup punya waktu dan punya gambaran seperti apa," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Harapan di Putaran Kedua

Gatot mengakui kedatangan bek anyar seperti Nick Kuipers menjadi solusi atas lemahnya pertahanan Persib. Selain itu, kehadiran bek Fabiano Beltrame di putaran kedua juga menjadi harapan baru bagi lini belakang tim.

"Salah satu solusinya penggantian pemain belakang dengan harapan lebih bisa diminimalisir. Ada sosok leader dengan harapan komunikasi lebih baik lagi," ujarnya.

Persib saat ini memiliki tiga penjaga gawang, I Made Wirawan, Dhika Bayangkara dan Aqil Saviq. Sementara Muhammad Natshir masih dalam pemulihan cedera.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Supardi Siap Akhiri Catatan Buruk Persib Kala Jumpa Persebaya di Bali
Artikel Selanjutnya
David da Silva Bikin Pelatih Persib Bandung Khawatir