MU Akan Menyesal Lepas Romelu Lukaku

Romelu Lukaku diperlakukan tidak adil oleh Manchester United?

Diterbitkan 09 Agustus 2019, 11:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Manchester - Romelu Lukaku resmi meninggalkan Manchester United (MU). Ia pindah ke Inter Milan. Kepindahan ini mungkin akan disesali Setan Merah di kemudian hari menurut analis dari Skysports, Nick Wright.

Striker asal Belgia itu mengalami periode tak mengenakkan di MU pada musim lalu. Ia hanya mencetak 15 gol di 45 penampilan di berbagai ajang. Lukaku gagal mempersembahkan satu trofi apapun buat United.

Suporter Man United dibuat frustrasi karena ketidakmampuan mencetak gol saat klub bersua enam klub rival papan atas. Style permainannya juga jadi sasaran kritik. Walau jika bicara fakta, Lukaku tetaplah seorang striker hebat yang pernah berkiprah di pentas Premier League.

View this post on Instagram

Sono molto contento di essere qui! Grazie per il sostegno Forza @inter 💯 I’m really happy to be here! Thank you for the support. Forza @inter.

A post shared by Romelu Lukaku (@romelulukaku) on

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Mengawali karier di Chelsea pada musim 2012-2013, Lukaku kesulitan menembus tim inti. Situasi itu memaksanya keluar dengan status pinjaman sebelum akhirnya pindah dari The Blues dengan status permanen. Lukaku mencetak 17 gol di musim pertama bersama West Brom dengan status pinjaman. Dari Hawthorns ke Old Trafford, total keseluruhan gol yang ia cetak kini mencapai 129 dalam 262 pertandingan di berbagai ajang. Performanya terus menanjak dari musim ke musim, dimulai saat resmi berkostum Everton pada 2013-2014 dan terakhir jadi bagian MU. Torehan 113 gol Lukaku di Premier League menempatkannya sejajar dengan Ian Wright di jajaran 20 besar penyerang paling subur di Liga inggris. Pencapaian itu menjadi lebih mengesankan ketika melihat kenyataan ia baru berusia 26 pada bulan Mei lalu. Tahun lalu, pemain Belgia itu menjadi pemain luar negeri termuda yang jumlah golnya menembus 100 buah. Hanya Michael Owen, Robbie Fowler, Wayne Rooney dan Harry Kane yang mencapai prestasi itu di usia yang lebih muda. Lukaku telah mencetak lebih banyak gol di Premier League dibanding Alan Shearer pada usia yang sama. Rekor itu semestinya menempatkan Lukaku pada posisi terhormat. Sayangnya, khusus Romelu Lukaku, banyak orang lebih fokus melihat keterbatasannya. Ia kerap mendapat sasaran kritik yang kurang fair di [MU](4033556 ""), saat tampil canggung di sebuah laga. Pencetak gol terbanyak di Premier League saat berusia 26 tahun: Wayne Rooney 126 Harry Kane 125 Michael Owen 122 Robbie Fowler 114 Romelu Lukaku 113 Alan Shearer 112 Cristiano Ronaldo 84 Thierry Henry 83

Halaman
Show All
Ario Yosia, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan