Sukses

Marquez Tak Perduli Jorge Lorenzo Diperlakuan Istimewa oleh Honda

Katalunya - Marc Marquez tidak mau ambil pusing dengan fasilitas lebih yang didapat rekan setimnya, Jorge Lorenzo, dari Honda. Rider berjuluk Baby Alien tersebut memilih fokus pada peforma dan stabilitasnya sendiri.

Beberapa waktu lalu, Jorge Lorenzo dimanjakan dengan perlakuan khusus dari Honda. Rider berjuluk X-Fuerra tersebut diterbangkan ke markas Honda Racing Corporation (HRC) ke Jepang untuk bertemu para teknisi Honda di sana.

Langkah yang ditempuh manejemen Honda bukan tanpa alasan. Lorenzo dirasa butuh berdialog secara langsung dengan para insinyur untuk menyelaraskan keinginan keduanya.

Manuver tersebut diharapkan menjadi titik kebangkitan Lorenzo di Repsol Honda. Sejak bergabung dengan Honda, Lorenzo belum juga menunjukkan tajinya. Hingga seri keenam MotoGP 2019, prestasi terbaik Lorenzo hanyaa finis di posisi ke-11. 

"Saya tidak peduli dengan hal itu (keistimewaan yang didapatkan Jorge Lorenzo). Saya hanya akan fokus pada trek dan peforma saya sendiri," ujar Marc Marquez pada konferensi pers menjelang MotoGP Catalunya seperti dikutip dari MotoGP, Jumat (14/6/2019). 

 

 

2 dari 2 halaman

Taktik

Marc Marquez  yakin fasilitas lebih yang diberikan kepada Jorge Lorenzo bagian dari taktik Honda.  "Ya, Honda lebih tahu bagaimana cara kerjanya. Tugas saya hanyalah fokus pada balapan dan memenangkan kejuaraan," tambahnya.

Seperti dilansir Crash, Jorge Lorenzo diperkirakan mendapat serangkaian suku cadang baru dari Honda. Pabrikan asal Jepang tentu mengharapkan peningkatan peforma Lorenzo setelah berbagai fasilitas yang mereka berikan.

Jorge Lorenzo hingga saat ini masih tercecer di peringkat ke-14 klasemen sementara MotoGP 2019, dengan raihan 19 poin. Performanya bak bumi dengan langit dibanding Marc Marquez yang berkibar di puncak klasemen dengan koleksi 115 poin. 

Sumber: MotoGP

Loading
Artikel Selanjutnya
Takeo Yokoyama Ungkap Penyebab Jorge Lorenzo Sulit Beradaptasi di Repsol Honda
Artikel Selanjutnya
Jorge Lorenzo Bakal Comeback di MotoGP Inggris?