Profil Tim Brasil di Copa America 2019: Incar Gelar Tanpa Bintang Utama

Timnas Brasil kerap terpeleset di Copa America. Padahal mereka merupakan pengoleksi gelar terbanyak Piala Dunia.

Diterbitkan 14 Juni 2019, 04:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Brasil merupakan tuan rumah Copa America 2019. Dengan rekor mentereng di pentas internasional, Selecao pun dijagokan mengangkat trofi. 

Kali terakhir Brasil menjadi juara Copa America terjadi pada 2007. Saat itu, Brasil mengalahkan Argentina pada laga final dengan skor 3-0.

Namun sejak saat itu, Brasil belum lagi bisa menaklukkan Copa America. Bahkan, pada penyelenggaraan terakhir pada 2016, Brasil tidak bisa beranjak dari fase grup.

Hal itu yang membuat sebutan 'Jagoan yang bukan Jagoan' melekat untuk Brasil. Masalah talenta dan bakat, Brasil adalah juaranya.

Setiap tahun, Brasil menelurkan pemain hebat yang menjadi incaran klub-klub top Eropa. Namun, hal itu tak menjadi jaminan bagi mereka untuk bisa meraih prestasi di level internasional.

Walaupun berjaya sebagai negara yang mengoleksi gelar Piala Dunia terbanyak, Brasil kerap terpuruk ketika harus menghadapi rivalnya di turnamen regional tersebut. Sejauh ini, Brasil baru mengoleksi delapan gelar Copa America.

Jumlah tersebut masih kalah dari Uruguay (15 gelar) dan Argentina (14 gelar). Karena itu, Brasil wajib berjuang keras untuk membuktikan diri sebagai negara terbaik di Amerika Selatan.

Pada Copa America 2019, Brasil mendapat tantangan yang lebih besar karena mereka tak akan diperkuat bintang utamanya, Neymar. Pemain yang membela PSG itu mengalami cedera saat menghadapi Qatar pada laga uji coba.

Tite (Pelatih)

Adenor Leonardo Bacchi atau yang akrab dipanggil Tite, merupakan pelatih timnas Brasil sejak Juni 2016. Ia merupakan pengganti Carlos Dunga yang dipecat setelah kegagalan pada Copa America 2016.

Tite merupakan pelatih yang melanglang buana di kompetisi domestik Brasil. Namanya mencuat ketika menjadi pelatih Corinthians.

Penunjukan Tite sebagai pelatih timnas Brasil cukup mengejutkan karena reputasinya yang belum mendunia. Namun, ia membuktikan kualitasnya dengan menjadikan Brasil sebagai negara pertama yang lolos ke Piala Dunia 2018 selain tuan rumah.

Pada Piala Dunia 2018, Tite mengantarkan Brasil hingga perempat final sebelum disingkirkan oleh Belgia. Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) menunjukkan kepercayaannya kepada Tite dengan mempertahankannya di posisi pelatih.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Copa America 2019 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Tite untuk bisa mengantarkan Brasil meraih prestasi.

Halaman
Show All
Aditya Wicaksono, Rizki Hidayat, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan