Sukses

Demi Hadapi Persija, Bek Bali United Rela Tunda Bulan Madu

Jakarta Bek sayap Bali United, Ricky Fajrin telah melangsungkan pernikahan dengan sang pujaan hati, Yulianindi Nenon di Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (21/4/2019). Namun, Ricky Fajrin memilih menunda bulan madu dan kembali bergabung dengan skuat Serdadu Tridatu demi menghadapi Persija Jakarta dalam dua laga 8 besar Piala Indonesia 2018.

Ricky Fajrin tidak berlibur terlalu lama. Ia memilih langsung kembali ke Bali pada Senin (22/4/2019) dengan memboyong sang istri. Ricky pun langsung berlatih pada Rabu (24/4/2019), dan mengungkapkan soal penundaan rencana bulan madu pernikahannya. 

"Alhamdulillah acara pernikahan berjalan lancar dan saya sekarang sudah resmi berkeluarga. Saya secara pribadi tentu memiliki motivasi untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi keluarga maupun Bali United," ujar Ricky Fajrin seperti dilansir situs resmi klub.

"Sebagai seorang pemain profesional, tentu ada keinginan untuk kembali secepat mungkin ke dalam tim. Apalagi ada pertandingan penting yang sudah menunggu kami. Masalah bulan madu, itu bisa kami atur nanti," tegasnya.

Bali United akan menjamu Persija Jakarta dalam leg pertama 8 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (26/4/2019). Setelah itu, baru Serdadu Tridatu ganti bertandang ke Bekasi untuk menghadapi Persija di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (4/5/2019).

Bicara soal kekuatan Persija, Ricky menegaskan bila dirinya siap habis-habisan apabila tim pelatih Bali United memberinya kesempatan bermain.

"Semua tahu Persija adalah tim berkualitas. Kami respek dengan mereka. Ada Riko Simanjuntak yang punya kecepatan. Tapi, saya dan rekan-rekan juga sudah siap memberikan perlawanan untuk mereka. Mohon doa seluruh suporter Bali United untuk kami," tutup Ricky.

Sumber: Bola.com

Loading
Artikel Selanjutnya
Persija Merasa Terhormat Peluncuran Timnya Disiarkan Langsung Indosiar
Artikel Selanjutnya
Profil Klub Liga 1 2020 Persija Jakarta: Buru Prestasi di Lapangan dan Bursa Saham