Bekuk Momo Vampire, CLS Buka Peluang ke Final ABL

CLS menang di kandang pada gim pertama saat menjamu Momo Vampire.

OlehThomas
Diterbitkan 22 April 2019, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Mental lawan akhirnya goyah saat CLS Knights kembali melakukan dua kali tembakan tiga angka beruntun di sisa tiga menit kuarter ketiga, plus dua poin yang di hasilkan Arif Hidayat, memaksa pelatih Mono Vampire, Singhasene Tongkiat mengambil waktu jeda (skor 54-48). Tapi CLS selanjutnya tanpa ampun menghukum Mono Vampire di kuarter ini bahkan unggul 15 poin (63-48).

Tuan rumah akhirnya menyudahi perlawanan Mono Vampire pada kuarter pamungkas dan tinggal menunggu satu kemenangan saja.

Maxie Esho

Maxie Esho berhasil mencetak poin tertinggi untuk timnya dengan 21 poin, tujuh rebound, empat assist dan dua steal. Sementara Brandon Jawato mencetak 18 angka, lima rebound, dua assist dan pengatur serangan CLS Knights Douglas Herring Jr juga tampil gemilang dengan torehan 13 angka, enam assist, lima rebound.

Kapten tim Mono Romeo Travis, menjadi topskor untuk timnya, malam ini ia mencetak 16 angka, mengikuti di belakangnya, eks pemain CLS Knights Frederick Lish dengan 15 poin.

“Finish Strong. Saya bersyukur atas kemenangan hari ini. Kami sempurna di kuarter ketiga, tapi di kuarter akhir kami sedikit menurunkan tempo. Mono akan bermain lebih keras lagi dengan cara mereka di game kedua. Tapi saya ingin menang di rumah mereka. Untuk itu saya ingin para pemain saya tampil cerdik dan kita harus melangkah ke final melawan Singapore Slingers, “ komentar Brian Rowsom di hadapan awak media.

“Saya ingin CLS Knights juara. Saat pelatih memanggil saya, saya akan berikan yang terbaik untuk tim ini. Entah itu hanya sekedar defense ataupun mencetak angka,” ujar Arif Hidayat, pemain lokal yang malam ini bermain gemilang dengan mencetak 11 angka, enam di antaranya disumbangkan dari lemparan tiga angka.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan