Sebelum pertandingan dimulai, Manu Jalilov dan Amido Balde merupakan dua pemain yang telah menyumbangkan lebih dari setengah jumlah gol Persebaya di Piala Presiden 2019. Dari total 15 gol dalam tujuh laga yang dicetak Persebaya, dua pemain tersebut mencetak sembilan gol, di mana Manu Jalilov mengemas lima gol dan memimpin daftar pencetak gol sementara, dan Amido Balde mencetak empt gol.
Namun, kedisiplinan para pemain Arema untuk mengawal kedua pemain ini terbukti membuat keduanya kesulitan untuk mencetak gol. Meski kadang kerap bisa melepaskan diri, seperti yang dilakukan Manu Jalilov saat menerima umpan Otavio Dutra di depan gawang Arema, tapi salah antisipasi bola membuat kiper Arema, Kurniawan Kartika Ajie, bisa mengamankan bola.
Amido Balde pun harus sampai terjatuh di kotak penalti yang berbuah penalti untuk Persebaya. Pemain asal Guinea-Bissau itu dilanggar oleh kapten Arema, Hamka Hamzah, saat berusaha merangsek masuk ke dalam kotak penalti Singo Edan. Upaya yang digagalkan oleh Hamka itu berbuah gol bagi Persebaya lewat eksekusi penalti Damian Lizio.
Sayangnya, dua pemain andalan Persebaya itu akhirnya tak berhasil mencetak satu gol pun di leg pertama final Piala Presiden 2019 dan gagal menyelamatkan timnya dari hasil imbang yang merugikan mereka jelang leg kedua final Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Rapuhnya Koordinasi Lini Belakang Persebaya
Persebaya sebenarnya berhasil dua kali unggul lebih dulu. Namun, dua kali pula Arema mampu menyamakan kedudukan dalam leg pertama final Piala Presiden 2019 itu.
Euforia Bonek yang senang melihat tim kesayangannya berhasil unggul lebih dulu lewat Irfan Jaya sebelum pertandingan genap berjalan 10 menit, sempat terhenti ketika Hendro Siswanto membuat kedudukan seimbang pada menit ke-32. Hendro merebut bola dengan mudah dari kaki Fandi Eko Utomo dan membawa bola hingga ke dalam kotak penalti Persebaya tanpa pengawalan ketat dari pemain bertahan Bajul Ijo.
Dengan mudah Hendro Siswanto melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti ke arah sudut yang lebih sempit. Tembakan tanpa kawalan berarti itu membuat bola meluncur kencang tanpa bisa dihalau oleh Miswar Saputra yang mengawal gawang Persebaya.
Gol kedua yang dicetak Arema pun tak lepas dari kesalahan pemain Persebaya. Euforia Bonek yang sudah kembali bergembira karena gol penalti Dimian Lizio kembali terhenti ketika Makan Konate melepaskan tembakan jarak jauh dari situasi set-piece yang dengan mudah masuk ke dalam gawang Persebaya pada menit ke-78.
Kiper Persebaya, Miswar Saputra, tampak hendak keluar dari sarangnya ketika Makan Konate melepaskan tendangan melambung ke dalam kotak penalti Persebaya. Namun, Miswar terlambat menyadari bahwa bola langsung mengarah ke gawangnya sehingga mau tidak mau kiper muda tersebut mundur lagi dan berusaha menghalau bola yang melaju cepat.
Tangan tak sampai, bola pun masuk ke gawangnya untuk dua kali dalam pertandingan tersebut. Persebaya pun harus melangkah ke Malang untuk menjalani leg kedua final Piala Presiden 2019 dengan menelan pil pahit Arema mengantongi dua gol tandang jelang pertandingan tersebut.
Performa Buruk Miswar Saputra
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/2774365/original/070384600_1554826689-_R__0941.JPG)
Harus diakui gol pertama Arema FC didukung oleh kurang baiknya koordinasi di lini belakang Persebaya sehingga Hendro Siswanto tidak terkawal ketat ketika melepas tembakan keras yang tak mampu dihalau Miswar Saputra. Kiper Persebaya itu sudah melompat untuk menggapai bola, tapi tetap tak berhasil menjangkaunya.
Namun, dalam dua pertandingan tersebut Miswar Saputra tampak dua kali melakukan kesalahan yang tidak perlu. Kesalahan pertama terjadi pada menit ke-60, di mana Miswar sebenarnya sudah melakukan penyelamatan setelah Arema berusaha melakukan serangan.
Namun, Miswar yang berdiri di sisi kiri gawang, dengan ceroboh mengumpan bola secara sembarangan. Sialnya, bola itu mengarah kepada pemain Arema, Ricky Kayame.
Beruntung, bek kanan Mokhamad Syaifuddin bergerak cepat dan mengamankan bola itu. Novan Sasongko kemudian berhasil membuang bola. Setelah insiden itu, nama Miswar mendapat teriakan bernada negatif dari Bonek.
Tak sampai di situ, blunder kembali dilakukan Miswar ketika hendak menghalau tendangan bebas Makan Konate pada menit ke-78. Blunder kali ini benar-benar harus dibayar mahal oleh kiper muda Persebaya itu. Sudah melangkah maju untuk meninggalkan gawangnya, Miswar terlambat menyadari bahwa bola sepakan Makan Konate langsung mengarah ke gawangnya dan gagal dihalau hingga masuk ke dalam gawang.
Seandainya Miswar Saputra mampu bermain lebih tenang dan tetap berada di posisinya. Tembakan jarak jauh Makan Konate dari situasi set-piece itu akan lebih mudah untuk diantisipasi.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1350163/original/089293300_1474343528-Persebaya_Surabaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5406268/original/063294000_1762522677-Persik_vs_Persebaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5944876/original/027321000_1778841907-IMG_20260515_174240_878.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518300/original/022329600_1772504953-bruno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5469057/original/046007000_1768050001-Gustavo_Persebaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558713/original/013040200_1776475893-20260417IQ_Persebaya_Surabaya_vs_Madura_United-45.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571945/original/053238500_1777713902-psby.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558720/original/065999500_1776476456-20260417IQ_Persebaya_Surabaya_vs_Madura_United-49.jpg)