Sukses

Salahkan Moise Kean, Bek Juventus Diserang Balotelli dan Sterling

Liputan6.com, Turin - Komentar bek Juventus Leonardo Bonucci soal selebrasi rekannya, Moise Kean, menjadi bumerang untuknya. Sejumlah pemain yang pernah menjadi korban rasisme, seperti Mario Balotelli dan Raheem Sterling, mengkritik Bonucci.

Semuanya bermula saat Juventus menghadapi Cagliari dalam laga lanjutan Liga Italia di Sardegna Arena, Rabu (3/4/2019) lalu. Permasalahan muncul begitu Moise Kean membalas provokasi fans Cagliari usai mencetak gol kedua di menit ke-85.

Diketahui pemain berumur 19 tahun tersebut beserta Blaise Matuidi mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari para penggemar Cagliari di sepanjang pertandingan. Selebrasi provokatif itu membuat kelakuan fans Cagliari semakin menjadi-jadi.

Laga itu dimenangkan Juventus dengan skor 2-0. Satu gol lagi dicetak Bonucci.

 

2 dari 3 halaman

Pernyataan dan Klarifikasi Bonucci

Beragam komentar lalu terlontar menyikapi kejadian tersebut. Anehnya, Leonardo Bonucci justru memilih untuk menyalahkan selebrasi provokatif Moise Kean ketimbang memberinya pembelaan soal ejekan rasis yang menimpa rekan setimnya itu.

"Ada cemoohan rasial setelah gol tersebut, Blaise [Matuidi] mendengar itu dan dia marah. Saya pikir situasinya 50:50, sebab Moise seharusnya tidak melakukan itu dan Curva seharusnya tak bereaksi demikian," kata Bonucci usai pertandingan kepada Sky Sports Italia.

Bonucci langsung buru-buru mengklarifikasi pernyataannya itu melalui akun media sosial Instagram miliknya. Pemain berumur 32 tahun tersebut menyatakan bahwa dirinya juga tidak sepakat dengan segala bentuk rasisme dalam dunia sepak bola.

"Terlepas dari semuanya, dalam berbagai kasus, katakan tidak untuk rasisme," tulis Bonucci.

 

3 dari 3 halaman

Bonucci Diserbu

Sayangnya, semuanya telah terlambat. Beragam balasan terlontar dari banyak pesepak bola yang pernah jadi korban rasisme seperti Raheem Sterling. Juga di media sosial miliknya, pemain Timnas Inggris tersebut menertawakan komentar Bonucci.

"Kesalahannya 50-50 @bonuccileo19 yang Anda bisa lakukan sekarang hanyalah tertawa," tulis Sterling beserta emoji tertawa dan tepuk tangan.

Sementara itu, Balotelli juga sempat melayangkan dukungan untuk Kean sekaligus memprotes pernyataan Bonucci. Ia menuliskan semuanya dalam kolom komentar sebuah unggahan di akun Instagram Moise Kean.

"Bravo! Dan beritahu Bonucci bahwa dia beruntung karena saya tak berada di sana. Alih-alih membela Anda, dia malah melakukan itu? Wow, saya benar-benar terkejut. Saya mencintai Anda, saudaraku!" ungkap Balotelli.

Balotelli paham betul bagaimana rasanya diserang dengan ejekan rasis. Sebab, ia mengalaminya selama bertahun-tahun. Sementara Sterling pernah merasakannya saat membela Manchester City kala menghadapi Chelsea pada akhir 2018.

Sumber: Bola.net