Pembalap Jepang Mengeluh Dapat Motor Lama di MotoGP 2019

Pembalap Jepang, Takaaki Nakagami mendapatkan jatah motor Honda 2018 pada MotoGP 2019

Diterbitkan 13 Januari 2019, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tokyo - Takaaki Nakagami bakal menghiasi deretan pembalap Honda yang bertarung di MotoGP 2019. Kontraknya di LCR Honda diperpanjang hingga musim ini.

Dibandingkan tiga pembalap Honda lainnya; Marc Marquez, Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow, pembalap asal Jepang itu bakal menggunakan motor 2018 di MotoGP 2019 nanti. Meski menjadi yang tercepat di tes Jerez lalu, tapi Nakagami prediksi dirinya bakal kesulitan.

Meski begitu, dia mengakui motor 2018 masih lebih baik ketimbang motor 2017. Banyak perkembangan yang dirasakannya termasuk saat menjalani tes lalu.

Namun kondisi ini dinilainya belum ideal. Perbedaan kecil antara motor 2018 dengan 2019 bakal tetap menyulitkannya untuk mengarungi MotoGP 2019.

"Ini sulit. Saya tahu Marc Marquez dan Jorge Lorenzo juga adaptasi dengan motor 2019. Saya pikir motor ini belum 100 persen diperbaiki. Itulah mengapa Honda mencoba banyak motor," katanya seperti dikutip motorsport.

 

 

Tembus Enam Besar

Nakagami akan menjalani musim keduanya di MotoGP. Dia merasa motor lama kurang banyak membantunya di musim depan.

"Untungnya perbedaanya tidak begitu besar seperti motor 2017 ke 2018. Jarak antara 2018 dan 2019 lebih dekat," ujarnya.

Menjalani musim kedua, rekan setimnya Cal Crutchlow meminta agar Nakagami bisa mengejar posisi enam besar. Dia meyakini pembalap asal Jepang itu bisa lebih kuat.

Pada seri terakhir di Valencia lalu, Nakagami berhasil finis di posisi enam besar. Dia meyakini ini saatnya bagi Nakagami untuk konsisten.

"Dia sudah tampil bagus dan banyak selesaikan balapan tahun lalu, sesuatu yang tidak mudah sebagai pembalap rookie," ujar Crutchlow.

Mencoba Konsisten

Nakagami sendiri mengaku hanya membidik target realistis. Dia berharap bisa selalu finis di 10 besar pada MotoGP 2019.

"Saya ingin tembus 10 besar, kami harus bisa finis di setiap balapan. Di beberapa trek mungkin ada peluang tembus 5 besar," ujarnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Prediksi Ekuador vs Jerman: Hidup Mati La Tri, Misi Sempurna Die Mannschaft

Defri Saefullah, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan