Sukses

Fakta Pertandingan Liverpool vs Manchester United, Setan Merah Bertekuk Lutut

Liputan6.com, Jakarta Laga lanjutan pekan ke-17 Liga Inggris pada Minggu (15/12/2018) menyajikan duel sengit Liverpool vs Manchester United di Stadion Anfield, Liverpool. Dalam laga tersebut, Manchester United menelan kekalahan pahit. Setan Merah kalah telak dengan skor 1-3 dari permainan agresif Liverpool.

Dua gol pada babak kedua dari pemain pengganti Xherdan Shaqiri memastikan kemenangan bagi Liverpool, dan membawa mereka kembali menggeser posisi Manchester City di puncak klasemen.

Keuntungan 19 poin yang dinikmati Liverpool atas rival bebuyutannya MU adalah yang terbesar yang mereka miliki selama 46 tahun. Sedangkan, tim Mourinho telah kebobolan 29 gol musim ini, satu gol lebih banyak dari keseluruhan musim lalu.

2 dari 5 halaman

Liverpool Unggul

Dalam laga Liverpool vs Manchester United, The Reds tampil dengan kekuatan terbaik. Lini depan masih ditempati trio Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane.

Sementara itu, Manchester United bermain dengan skema 5-4-1. Matteo Darmian diperbantukan sebagai bek tengah bersama Eric Bailly dan Victor Lindelof.

Dari dua formasi tersebut, Liverpool tampil lebih menyerang. Salah dan kawan-kawan menguasai penuh jalannya pertandingan.

Liverpool langsung tampil menggebrak begitu pertandingan dimulai. Mereka langsung bermain dalam tempo tinggi dan mengepung lini pertahanan MU.

The Reds terlalu dominan dengan menggelontorkan 36 tembakan, berbanding enam tembakan di kubu The Red Devils.

Liverpool mampu membuka gol lebih dahulu pada menit ke-24. Umpan Fabinho mampu diterima Mane dengan sempurna dan kemudian melepaskan tembakan yang mengoyak jala David de Gea.

Manchester United akhirnya bernafsu menyerang dan menciptakan beberapa peluang. Pada menit ke-33, Romelu Lukaku menyamakan kedudukan 1-1.

Umpan silang Romelu Lukaku sebenarnya mengarah ke kiper Alisson. Namun, Alisson gagal mengamankan bola dengan sempurna dan Jesse Lingard memanfaatkan bola muntah untuk menyamakan skor.

Pada menit ke-70 Klopp memasukkan Shaqiri. Pemain asal Swiss ini langsung menjebol gawang De Gea tiga menit kemudian. Bola sepakan kaki kanannya sempat mengenai kaki Young sebelum akhirnya masuk pojok kiri atas gawang MU. 2-1. Shaqiri benar-benar menjadi mimpi buruk pertahanan Manchester United. Pada menit ke-80, Shaqiri mencetak gol keduanya pada laga itu sekaligus mengubah skor menjadi 3-1 untuk Liverpool yang bertahan hingga laga berakhir.

Sepakan keras Shaqiri dari luar kotak penalti membentur Bailly. De Gea yang sudah salah langkah tak bisa berbuat apa-apa untuk mencegah bola masuk ke gawangnya. Liverpool vs Machester United berakhir dengan skor 3-1.

Kemenangan itu membawa Liverpool kembali naik ke puncak klasemen sementara Premier League dengan raihan 45 poin. Sementara itu, Manchester United tetap berada di urutan keenam dengan raihan 26 poin.

3 dari 5 halaman

Mourinho sebut Liverpool beruntung

Xherdan Shaqiri bermain apik dengan mencetak dua gol untuk Liverpool pada babak kedua sekaligus memastikan kemenangan Liverpool vs Manchester United.

Namun, di balik gol-gol yang diciptakan Shaqiri, Mourinho menilai Shaqiri dibantu keberuntungan.

"Jika anda ingin bicara soal keberuntungan maka bicaralah soal gol kedua dan dan gol ketiga mereka. Gol kami berasal dari pergerakan bagus di sisi kiri, saya pikir Romelu Lukaku memanfaatkan ruang kosong di balik bek saya mereka dan melepaskan umpan bagus," buka Mourinho di laman resmi manutd.com.

"Lalu Jesse Lingard datang di posisi berbahaya dan kiper mereka membuat - yang biasa saya sebut dengan - setengah kesalahan. Jika ingin bicara soal keberuntungan dan gol, kita harus bicara soal gol kedua dan gol ketiga mereka."

Lebih lanjut, Mourinho sendiri tak mau mengkritik pemainnya lebih lanjut. Dia percaya skuat MU sudah memberikan semua kemampuan mereka di lapangan dan hasil itu memang tak bisa dihindari, Liverpool memang lebih baik.

"Para pemain yang di lapangan hari ini memberikan semua kemampuan mereka. Liverpool adalah tim yang lebih baik, kami tak bisa menyaingi intensitas dan kemampuan fisik mereka."

4 dari 5 halaman

Banyak pemain MU cedera

Duel sengit Liverpool vs Manchester United berakhir dengan skor 3-1. Mourinho beralasan menurunnya performa anak asuhnya karena ada persoalan cedera permanen dan tidak memiliki kekuatan untuk bersaing dengan tim asuhan Jurgen Klopp, yang tak terkalahkan hingga 17 pertandingan.

Mourinho, yang kini posisinya di bawah ancaman, menyalahkan pemain cedera yang diwarisi dari mantan pelatih MU sebelumnya David Moyes dan Louis van Gaal. Menurutnya, mereka tidak mampu bersaing dengan pemain-pemain Liverpool dan City.

"Kami memiliki banyak masalah yang berkaitan dengan fisik," kata Mourinho.

“Kami memiliki banyak pemain yang bermasalah dengan cedera, karena beberapa pemain kami selalu cedera dan itu terjadi saat bukan dengan saya - itu sebelum saya," ujarnya.

“Jika Anda melihat statistik dengan Mr Van Gaal dan David Moyes, kami memiliki pemain yang cedera permanen dan, ketika Anda terluka permanen, fisiknya sulit didapat.

“Saya memiliki banyak pemain bagus secara teknis, tetapi kami tidak memiliki intensitas atau fisik seperti itu.”

5 dari 5 halaman

Fakta pertandingan Liverpool vs Manchester United

1. Dua gol Xherdan Shaqiri pada babak kedua membawa kemenangan bagi Liverpool.

2. Menang 3-1 atas MU, Liverpool saat ini berada di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan poin 45 poin.

3. MU telah kebobolan 29 gol dalam 17 pertandingan Liga Inggris musim ini, satu gol lebih banyak dari keseluruhan musim lalu.

4. MU saat ini berada di urutan keenam dengan raihan 26 poin.

Susunan pemain Liverpool vs Manchester United

Liverpool: 13-Alisson; 2-Nathaniel Clyne, 6-Dejan Lovren, 4-Virgil van Dijk, 26-Andrew Robertson; 5-Georginio Wijnaldum, 3-Fabinho, 8-Naby Keita (23-Xherdan Shaqiri 70); 11-Mohamed Salah, 9-Roberto Firmino, 10-Sadio Mane (14-Jordan Henderson 84)

Manajer: Jurgen Klopp

Manchester United: 1-David de Gea; 20-Diodo Dalot (27-Marouane Fellaini 46), 36-Matteo Darmian, 3-Eric Bailly, 2-Victor Lindelof, 18-Ashley Young; 21-Ander Herrera (11-Anthony Martial 79), 31-Nemanja Matic; 14-Jesse Lingard (8-Juan Mata 85), 10-Marcus Rashford; 9-Romelu Lukaku

Manajer: Jose Mourinho