Sukses

AC Milan Vs Parma, Gattuso Puji Cutrone dan Abate

Liputan6.com, Jakarta Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, semringah. Pasukannya berhasil memenangkan duel melawan Parma pada lanjutan Serie A, Minggu (2/12/2018). Dalam duel ini, Rossoneri menang dengan skor tipis 2-1.

Dilansir Football-Itali, ada dua pemain yang menurut Gatusso tampil luar biasa dalam duel tersebut. Pertama adalah Patrick Cutrone yang mencetak gol penyeimbang dalam duel ini. Sedangkan pemain kedua adalah, Ignazio Abate yang ditempatkan jadi bek tengah.

"Parma layak dapat kredit karena bukan secara kebetulan mereka hanya berjarak 2 poin dari kami pada pekan ini. Mereka terorganisir dengan baik, lawan yang tangguh, dan jika Anda beri mereka ruang, mereka bisa merepotkan," kata Gattuso kepada DAZN.

"Kami bermain baik, walaupun di babak pertama kami kesulitan menghadapi umpan silang. Meski demikian, di babak kedua kami tampil luar biasa," kata Gattuso.

Tandukan Roberto Inglese sempat membawa Parma unggul di San Siro. Namun Cutrone berhasil menyamakannya lewat tendangan voli yang indah sebelum AC Milan kemudian berbalik unggul lewat penalti Franck Kessie.

"Dia hidup untuk gol, dia berapi-api dan saya sangat senang melihatnya. Dia harus bisa seperti ini terus dan bahkan bisa melakukan lebih baik lagi," katanya.

"Melihat Ignazio Abate tampil baik sebagai bek tengah juga sangat mengejutkan. Kami benar-benar pelatih yang beruntung bisa bekerja dengan pemain-pemain pintar yang mampu beradaptasi dengan apapun. Inilah rahasia dari tim ini, semua siap untuk turun ke lapangan," bebernya.

Menghadapi Parma, Gattuso memang melakukan perubahan berani. Dia menempatkan Abate yang biasa bermain sebagai bek kanan di jantung pertahanan AC Milan.

 

2 dari 3 halaman

Sarkastis

Penampilan gemilang Cutrone lantas menimbulkan tanda tanya. Apakah dia bisa bekerjasama sebagai tridente bersama Gonzalo Higuain saat hukumannya berakhir dan Zlatan Ibrahimovic yang digadang-gadang bakal tiba di San Siro, pada bursa transfer Januari mendatang?

"Dan bagaimana dengan nasib Lucas Pacqueta, di mana saya harus menempatkannya," jawab Gatusso sarkastis.

"Masih ada 6 laga lagi di tahun 2018 dan saya ingin para pemain tampil menyerang, tapi kami juga butuh keseimbangan. Saat ini, kami masih fokus pada laga-laga ini, setelah itu baru berpikir mencari yang terbaik dari karatker-karakter yang kami miliki," bebernya.

 

 

3 dari 3 halaman

Sindir Wakil PM

Sebelumnya, Gattuso sempat menuai kritik pedas dari Deputi Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini. Dia kembali hadir di tribune saat AC Milan bertemu Parma.

"Itulah hal baik dari Italia, ada 60 juta pelatih dan punya pandangan sendiri. Kami dihakimi semua orang dan semua menonton pertandingan, jadi tidak apa-apa. Setelah beberapa saat, lumrah bila pelatih marasa terganggu lalu meresponnya," kata Gattuso.

Saksikan juga video menarik di bawah ini: