Insiden Pengeroyokan Suporter Sepak Bola di Bandung Disesali BOPI

BOPI meminta PT Liga Indonesia dan PSSI mengeluarkan sanksi tegas terkait insiden tewasnya suporter Persija di Bandung.

Diterbitkan 24 September 2018, 19:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kelima, mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tidak menyebarkan gambar atau video terkait insiden di GBLA maupun di stadion lain karena hanya akan memperkeruh suasana, meningkatkan tensi ketegangan, dan semakin menimbulkan persepsi negatif tentang kompetisi sepak bola profesional di Indonesia."

"Keenam, mengajak seluruh elemen olahraga profesional untuk terus meningkatkan kedewasaan dan sikap toleran agar kegiatan olahraga profesional dapat terus berjalan dengan tata kelola yang semakin baik, mandiri, dan profesional," papar Richard Sambera di Kantor Kemenpora, Senin (24/9/2018) sore.

Terkait poin kedua sikap BOPI, Richard Sambera menegaskan akan menunggu sikap konkret PSSI dan PT LIB dan menyerahkan bentuk sanksi tersebut kepada dua lembaga yang mengurus sepak bola di Indonesia itu. Sementara bicara soal harapannya agar PSSI dan PT LIB menghentikan kompetisi selama satu pekan, Richard Sambera menegaskan hal tersebut terhitung mulai Selasa (25/9/2018).

"Kami sebagai badan regulator memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia Baru untuk menjalankan kompetisi. Jika PSSI dan PT LIB tidak melakukan apa yang menjadi desakan kami, tentu kami bisa menghentikan untuk sementara liga sepak bola Indonesia. Bentuk sanksi yang diberikan kami serahkan kepada federasi karena itu ada di ranah mereka, yang pasti kami minta ketegasan dari mereka yang bisa memberikan efek jera," ujar Richard Sambera.

"Sementara untuk poin kedua dalam sikap kami, karena surat baru akan kami kirimkan, terhitung mulai besok hingga satu pekan ke depan kompetisi bisa dihentikan lebih dulu," lanjut Ketua Umum BOPI itu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, Okky Herman DilagaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan